Persiapan Terbang ke RI, WNI di Wuhan Periksa Imigrasi-Check In Bagasi

Mochamad Zhacky, Zunita Putri - detikNews
Sabtu, 01 Feb 2020 23:55 WIB
Pelepasan tim penjemput kepulangan WNI di Wuhan, Cbina (Wilda HN/detikcom)
Pesawat yang dipakai tim penjemput kepulangan WNI dari Wuhan, China (Wilda HN/detikcom)

Evakuasi ratusan WNI dari Wuhan, China, merupakan instruksi Presiden Jokowi karena merebaknya wabah virus Corona. Dalam jumpa pers pelepasan tim penjemput di Bandara Soekarno-Hatta pada tadi siang, Menlu menyebut ada 245 orang WNI yang dievakuasi dan 5 orang tim aju (pendahulu).

Diketahui, pesawat Batik Air yang mengevakuasi WNI dari Wuhan lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu (1/2) pukul 13.00 WIB. Pesawat tersebut mendarat di Bandara Internasional Tianhe, Wuhan, pukul 19.00 waktu setempat atau 18.00 WIB (beda waktu Wuhan dan Jakarta satu jam).

Di dalam pesawat tersebut terdapat 42 orang yang masuk dalam tim ini, yang terdiri dari TNI, Kemlu, Kemenkes, TNI, dan kru Batik Air. Mereka akan kembali ke Tanah Air secepatnya.

Direncanakan pesawat tersebut akan mendarat terlebih dahulu di Batam. Kemudian, nantinya para WNI akan dibawa menggunakan pesawat milik TNI AU untuk menjalani observasi di Natuna, Kepulauan Riau.

WNI yang dievakuasi dari Wuhan akan diobservasi kondisi kesehatannya selama 2 pekan. Kepala BNPB Doni Monardo meminta masyarakat tidak khawatir karena Kementerian Kesehatan, TNI, dan unsur lainnya sudah melakukan persiapan dengan standar medis yang diatur sedemikian rupa.

"Mereka bukan dikarantina, bukan diisolasi, hanya diberi penampungan sementara untuk observasi selama 2 minggu," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo seperti dikutip Antara, Sabtu (1/2).

Halaman

(jbr/fdn)