Jokowi Baru Tahu Jenderal Sudirman Wafat Akibat TBC, Begini Ceritanya

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 29 Jan 2020 17:43 WIB
Presiden Jokowi menghadiri acara pencanangan Gerakan Maju Bersama Menuju Eliminasi Tuberkulosis (TBC) 2030 di Cimahi, Jawa Barat.
Presiden Jokowi menghadiri acara pencanangan Gerakan Maju Bersama Menuju Eliminasi Tuberkulosis (TBC) 2030 di Cimahi, Jawa Barat. (Andhika/detikcom)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku baru tahu bahwa panglima besar TNI Jenderal Soedirman meninggal dunia karena penyakit tuberkulosis (TBC). Pahlawan RI itu memang meninggal karena TBC, bahkan satu paru-parunya sampai dinonaktifkan karena penyakit ini.

Sebagaimana dicatat oleh sejarawan Asvi Warman Adam dalam buku 'Menguak Misteri Sejarah', Jenderal Soedirman menderita sakit TBC. Dia sempat dirawat di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. Atas saran dokter, Jenderal Soedirman menjalani proses operasi untuk menonaktifkan sebelah paru-parunya.

Jenderal Soedirman juga sempat menulis puisi berjudul 'Rumah nan Bahagia' sebagai tanda terima kasih kepada rumah sakit itu. Meskipun hanya satu paru-parunya yang berfungsi, Jenderal Soedirman tetap memaksakan diri untuk bergerilya seusai agresi militer II Belanda pada Desember 1948.

Jokowi Baru Tahu Jenderal Sudirman Wafat Akibat TBC, Begini CeritanyaJenderal Soedirman di RS Panti Rapih (Dok. RS Panti Rapih)


Selain itu, obat TBC yang bernama streptomycin baru ditemukan. Namun pada masa itu obat ini susah diperoleh, apalagi rupiah tidak laku karena belum diakui Belanda. Akhirnya, Jenderal Soedirman berpulang pada 29 Januari 1950. Ia meninggal dalam usia yang terbilang muda, 34 tahun.

Selanjutnya
Halaman
1 2