Bagikan 4.166 Sertifikat Tanah, Walkot Hendi: Jika Ada Makelar, Lapor

Nurcholis Maarif - detikNews
Senin, 27 Jan 2020 18:30 WIB
Pemkot Semarang
Foto: Pemkot Semarang
Jakarta -

Pemerintah Kota Semarang telah menyerahkan 4.166 sertifikat kepemilikan tanah. Penyerahan ini menggenapkan 548.172 bidang tanah di Kota Semarang telah tersertifikasi, yang merupakan 92,29 persen dari total 593.979 bidang tanah yang ada di Ibu Kota Jawa Tengah ini.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan penyerahan sertifikat tanah tersebut adalah dalam rangka mendukung program nasional Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Presiden RI Joko Widodo.

Menurutnya, sisa tanah yang belum tersertifikasi sebanyak 45.807 bidang atau sebesar 7,71 persen akan diselesaikan pada tahun mendatang, sehingga ditargetkan pada 2021 seluruh bidang tanah di Kota Semarang telah bersertifikat. Dengan begitu, Kota Semarang disebut akan mampu menjadi pionir PTSL yang rampung lebih awal dari target pemerintah pusat pada 2025 dan target Provinsi Jawa Tengah pada 2023.

"Sertifikat ini adalah bukti kepemilikan tanah yang sah dan dilindungi undang-undang sehingga, jika ada makelar tanah, laporkan kepada pihak kepolisian dan kejaksaan, karena panjenengan semua akan dilindungi," ucap Hendi, sapaan akrabnya, dalam keterangan tertulis, Senin (27/1/2020).

"Tapi jangan buru-buru 'menyekolahkan' (menjaminkan) sertifikatnya untuk mengajukan dana pinjaman. Jika mempunyai usaha produktif, pemerintah akan mendukung usahanya agar lebih meningkat," imbuhnya.

Saat menyerahkan sertifikat tersebut di Balai Kota Semarang itu, Hendi berpesan kepada RT, RW, camat, lurah, dan semua panitia PTSL yang akan melayani warga untuk dapat terus memberikan bantuan sesuai aturan dan mekanisme hukum yang berlaku.

Pada tahun anggaran 2020 ini, kata Hendi, Pemkot Semarang bersama Kantor Pertanahan Kota Semarang menargetkan PTSL sebesar 8.000 sertifikat. Langkah ini dilakukan secara bertahap dan akan diselesaikan pada bulan Mei sebanyak 5.000 sertifikat dan akhir tahun nanti sebanyak 3.000 sertifikat bidang tanah.

Di sisi lain, dalam mendukung komitmen pembangunan Kota Semarang dalam berbagai hal, Hendi dalam kesempatan itu mengajak seluruh warga untuk lebih aktif terbuka memberikan masukan dan saran kepadanya. Baik secara langsung maupun melalui kanal pengaduan, media sosial maupun kanal lainnya. Sedangkan khusus untuk kemajuan dan keberhasilan pembangunan, warga diharapkan ikut menyebarluaskan sehingga Kota Semarang dapat semakin maju dan hebat.

Dalam acara yang sama, Pemkot Semarang dan Kantor Pertanahan Kota Semarang membagikan 9 doorprize berupa sepeda untuk menyemarakkan suasana. Hadir dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Semarang Hendi, Kepala Kantor Pertanahan Kota Semarang, Wakil Wali Kota Semarang, jajaran Forkopimda, serta camat dan lurah se-Kota Semarang.

(akn/ega)