Polisi Periksa Provider HP soal Pembobolan Rekening Ilham Bintang Siang Ini

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Senin, 27 Jan 2020 13:09 WIB
Kombes Yusri Yunus (Wildan/detikcom)
Jakarta -

Penyidik Polda Metro Jaya masih terus mengusut kasus pembobolan ponsel dan rekening wartawan senior Ilham Bintang. Hari ini polisi memeriksa pihak manajemen provider telepon seluler terkait kasus tersebut.

"Hari ini penjadwalan dari Satelindo, hari ini rencana jam 10.00 WIB, jam 11.00 WIB ini dari manajemen Satelindo diminta untuk klarifikasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (27/1/2020).

Yusri belum mengetahui apakah saksi dari pihak provider itu sudah datang atau belum.

"Ya Indosat, Satelindo sama, satu kantor. Manajemennya nanti (yang diperiksa polisi)," jelas Yusri.

Simak Video "Kasus Ilham Bintang Jadi Contoh Sanksi Pidana Berat di RUU PDP"

[Gambas:Video 20detik]

Yusri juga tidak menjelaskan terkait materi pemeriksaan ke pihak provider itu. Dia menyebut pemeriksaan itu masih dalam tahap klarifikasi.

"(Materi pertanyaan) ya banyak sesuai dengan persangkaannya. Pelan-pelan aja dulu ini masih diklarifikasi dulu, apa isi klarifikasinya kita tunggu," kata Yusri.

"Yang penting penyidik ini kan mencari apakah memang persangkaan di pasal itu memang memenuhi unsur itu, baru kita naikkan ke pemeriksaan. Kalau sudah naik ke penyidikan baru kita BAP semuanya," sambungnya.

Seperti diketahui, Ilham Bintang melaporkan kasus pembobolan ponsel dan rekening ke Polda Metro Jaya pada 17 Januari 2020. Pasal yang dilaporkan adalah Pasal 363 terkait pencurian dengan pemberatan.

Laporan itu teregister dengan Nomor LP/349/I/Yan 2.5/2020/SPKT PMJ tertanggal 17 Januari 2020 dengan pelapor Ilham dan terlapor masih lidik. Polisi sudah memeriksa beberapa saksi, termasuk Ilham.

Kasus ini bermula saat kartu seluler Indosat Ilham tidak bisa dipergunakan saat liburan akhir tahun ke Australia. Padahal Ilham sudah membeli paket roaming.

Saat mengecek ATM Commonwealth Bank di Melbourne pada 6 Januari 2020, di situ Ilham melihat isi rekeningnya telah dikuras habis. Dia langsung melapor ke polisi di Melbourne. Sepulang ke Indonesia, dia langsung membuat laporan polisi di Polda Metro Jaya.

Dalam kasus ini, polisi sudah memeriksa Ilham Bintang. Selain Ilham, polisi memeriksa staf dari bank BNI.

(sam/mei)