Round-Up

Jejak Kalijodo di Prostitusi ABG Kafe Khayangan

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 26 Jan 2020 05:55 WIB
Foto: Kafe Khayangan disegel Satpol PP (Farih Maulana)

Sementara berdasarkan hasil penyelidikan polisi, ada puluhan kafe serupa Kafe Khayangan yang ada di lokasi bantaran rel kereta api tersebut. Namun baru Kafe Khayangan yang terindikasi mempekerjakan anak di bawah umur.

"Info dari tim lapangan, di sepanjang bantaran rel kereta api itu ada sekitar kurang lebih 70-an kafe yang mirip seperti Kafe Khayangan itu," ujar Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Piter Yannotama kepada detikcom, Sabtu (25/1/2020).

"Awalnya kita fokus ke penanganan tersangka dari Kafe Khayangan, kita tuntaskan konstruksi hukumnya. Setelah itu kita selidiki lagi kafe-kafe lainnya tetapi sudah nggak ada anak di bawah umurnya," lanjut Piter.

Piter mengatakan, pihaknya masih mengembangkan kasus itu. Polisi berkoordinasi dengan instansi terkait untuk langkah selanjutnya.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak dinas sosial, P2TP2A, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Komnas Perempuan dan Anak dan lain-lain," kata Piter.

Dihubungi terpisah, Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko menyerahkan proses hukum terkait Kafe Khayangan ke aparat polisi.

"Terhadap ranah hukumnya sudah ditangani oleh pihak kepolisian," kata Sigit saat dihubungi detikcom, Sabtu (25/1/2020).

Sigit mengatakan, pihaknya juga telah memberikan sanksi administratif terhadap kafe tersebut. Kafe tersebut telah disegel oleh pihak Satpol PP pada 22 Januari 2020.

"Penutupan kafe tanpa izin, Khayangan di area Royal RW 013 Rawa Bebek, Kelurahan Penjaringan dilakukan oleh Satpol PP 525 Jakut bersama Lurah Penjaringan dan pengurus RW 013," ujar Sigit.

Lebih lanjut, saat ditanya terkait lokalisasi di kawasan tersebut, Sigit mengatakan pihaknya akan berkolaborasi dengan kepolisian dan elemen masyarakat untuk penanganan lebih lanjut.

Polisi saat ini masih mengembangkan kasus prostitusi ABG yang dilakukan oleh 'Mami Atun'. Saat ini Mami Atun dan lima pelaku lainnya telah ditahan di Polda Metro Jaya.

Halaman

(mei/mei)