Yasonna Sempat Salah Sebut Keberadaan Harun Masiku, Ini Penjelasan Imigrasi

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Jumat, 24 Jan 2020 18:34 WIB
Dirjen Imigrasi, Ronny Sompie. (Foto: Ahmad Bil Wahid/detikcom)
Jakarta -

Menkum HAM Yasonna Laoly sempat mengatakan Harun Masiku masih di luar negeri ketika tersangka KPK itu sudah di Indonesia. Dirjen Imigrasi Kemenkum HAM menjelaskan tentang kesalahan informasi tersebut.

"Pada tanggal 16 Januari 2020 tersebut, Menkumham menyampaikan keberadaan Harun Masiku masih di luar negeri, berdasarkan informasi Kabag Humas dan Umum Ditjen Imigrasi pada 13 Januari 2020," kata Dirjen Imigrasi, Ronny Sompie di Kemenkum HAM, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (24/1/2020).

Pada 16 Januari 2020 Ditjen Imigrasi juga menerima pemberitaan yang menyebutkan Harun Masiku telah kembali ke Indonesia. Berdasarkan pemberitaan itu, Ditjen Imigrasi memerintahkan Kepala Kantor Imigrasi Kelas l Khusus Soekarno Hatta untuk menelusuri kebenaran informasi kedatangan pesawat yang membawa Harun Masiku melalui CCTV berkoordinasi dengan PT Angkasa Pura II.

Tim dari pihak imigrasi juga melakukan pendalaman informasi di terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta. Mereka baru bisa memastikan Harun Masiku sudah di Indonesia setelah pendalaman yang dilakukan pada 19 Januari.

"Dari hasil pendalaman, tim berhasil menemukan data perlintasan Harun Masiku telah tercatat pada Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM) melintas pada 7 Januari 2020. Pukul 17.34 WIB melalui terminal kedatangan 2F dengan pesawat Batik Air ID 7156," ungkapnya.

"Tim juga menemukan fakta bahwa selain Harun Masiku terdapat sejumlah data orang yang datang di tanggal tersebut belum teraplikasi terkirim ke server Pusat Data Keimigrasian," imbuh Ronny.

Seperti diketahui Menkum HAM Yasonna Laoly jadi sorotan terkait simpang siur keberadaan tersangka KPK Harun Masiku yang masih jadi buron. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta semua menteri dan pejabat berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan

"Saya hanya ingin, saya hanya pesan, titip kepada semua menteri, semua pejabat, kalau membuat statement itu hati-hati," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap KPU, Hasto Disinggung Soal Harun Masiku:

[Gambas:Video 20detik]

(abw/idn)