Round-Up

Narasi PKS Mengalah Demi Anies Punya Pendamping

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 22 Jan 2020 07:47 WIB
Foto: Ari Saputra


Ketua DPW PKS DKI Jakarta Sakhir Purnomo menambahkan jika pihaknya tetap bersikeras mengusung dua nama dari partainya, persoalan cawagub DKI tidak akan selesai.

"Kenapa kemudian muncul satu nama dari Gerindra, kenapa nggak dua-duanya dari PKS. Teman-teman bisa bayangkan seandainya PKS kukuh perkiraan teman-teman kira-kita kelar nggak? Dugaan saya nggak selesai tuh, yang kasihan warga Jakarta juga," katanya.

"Buktinya waktu itu kami berharap di periode awal setelah pelantikan (DPRD DKI) Agustus 2019, kita makin optimistis mudah-mudahan lancar tapi ternyata nggak gampang juga, ada aja ganjalannya. Kami pahami bahwa ada dinamika atau tantangan yang perlu diselesaikan," ujar Sakhir.



Sakhir mengatakan PKS akhirnya mengalah untuk memberikan satu kursi cawagub kepada Gerindra. Dengan begitu, dia berharap proses pemilihan cawagub DKI dapat berjalan cepat.

"Akhirnya mau nggak mau PKS mengalah. Makanya kenapa Presiden PKS (Sohibul Iman) juga sampaikan bahwa apa yang dilakukan merupakan salah satu terobosan untuk menembus kebuntuan politik yang ada," lanjut Sakhir.

PKS menilai Nurmansyah sosok yang unggul di bidang keuangan. Arifin menyebut Nurmansyah juga memiliki pengalaman sebagai auditor keuangan. Sehingga menurutnya, Nurmansyah memahami anggaran di berbagai provinsi terutama di DKI.

"Apalagi beliau punya pengalaman pekerjaan sebagai auditor. Memahami betul persoalan yang ada di berbagai provinsi termasuk di DKI dan ini penting untuk bantu kerja gubernur di samping pertimbangan yang lain," kata Arifin.
Halaman

(idn/dnu)