Helmy Yahya: Samakan Liga Inggris-Kasus Jiwasraya, Dewas TVRI Ngawur!

Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 22 Jan 2020 05:51 WIB
Helmy Yahya (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Dewan Pengawas (Dewas) TVRI menilai siaran Liga Inggris di TVRI yang diadakan Direktur Utama Helmy Yahya bisa memicu gagal bayar seperti kasus Jiwasraya. Helmy menepis adanya potensi gagal bayar siaran Liga Inggris seperti yang diutarakan Dewas TVRI.

"Pernyataan Dewas Moko (anggota Dewas TVRI Pamungkas Trishadiatmoko) bahwa menyamakan Liga Inggris dengan Jiwasraya itu ngawur!" kata Helmy kepada wartawan, Selasa (22/1/2020).



Potensi gagal bayar siaran Liga Inggris itulah yang menjadi salah satu alasan kenapa Dewas TVRI memberhentikan Helmy dari posisi Dirut TVRI. Helmy menilai pembandingan siaran Liga Inggris dengan kasus Jiwasraya adalah pembandingan yang serampangan.

Kasus asuransi Jiwasraya ditakar Kejaksaan Agung berpotensi merugikan negara Rp 13 triliun. Namun, nilai hak siaran Liga Inggris yang dibeli TVRI tidak sebesar itu.



"Ini kan cuma berapa miliar. Rp 20-an miliar lah," kata Helmy.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3