USBN Diganti US Mulai 2020, Sekolah Bikin Soal Sendiri

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Selasa, 21 Jan 2020 12:40 WIB
Ketua BSNP Abdul Mu'ti (depan, dua dari kanan) bersama jajaran BSNP. (Rahel/detikcom)

Kemudian, anggota BSNP Bambang Suryadi mengatakan perubahan dalam POS UN baru menyebut soal perubahan Ujian Nasional Perbaikan. Nantinya, Ujian Nasional tersebut akan berubah menjadi Ujian Ulangan.

"Di turunan Permendikbud tahun lalu, ujian nasional perbaikan yaitu hanya dikhususkan untuk mereka yang jenjang SMA/SMK dan sederajat, maka dengan Permendikbud baru ini. Istilahnya tidak lagi ujian perbaikan tapi menjadi ujian ulangan," kata Bambang.

Bambang menekankan peserta Ujian Ulangan akan diperluas hingga mencakup jenjang SMP dan sederajat. "Pesertanya tidak lagi dibatasi dari jenjang SMA sederajat tapi juga SMP sederajat, sehingga ini menjadi lebih diperluas," ujar Bambang.


Bambang pun menyampaikan pelaksanaan jadwal Program Kesetaraan Paket B dan C bagi pelajar di luar negeri akan lebih disesuaikan dengan kondisi tiap negara.

"Dan yang kedua melihat kompleksitas pelaksanaan ujian nasional untuk pendidikan kesetaraan program Paket B dan C di luar negeri. Maka jadwal pelaksanaan ini lebih fleksibel menyesuaikan kondisi masing-masing negara. Kita tidak menentukan tanggal yang pasti atau fix. Tapi kita memberikan rentang waktu," ujar Bambang.

Sementara itu, Ketua BSNP Abdul Mu'ti menyampaikan BSNP masih akan fokus melaksanakan UN tahun 2020. Dia mengatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk format pelaksanaan UN tahun 2021.

"Jadi kami masih fokus pada pelaksanaan atau penyelenggaraan UN tahun 2020. Untuk 2021 nanti harus kita komunikasikan dulu dengan pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengenai formatmya dan bagaimana pelaksanaannya," tutur Abdul.
Halaman

(idh/idh)