Bantahan-bantahan Eks Menag Lukman Hakim yang Terseret dalam Vonis Rommy

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Selasa, 21 Jan 2020 10:35 WIB
Foto: Zunita Amalia Putri/detikcom
Jakarta - Nama mantan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, beberapa kali disebut-sebut menerima uang Rp 70 juta terkait pengisian jabatan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur (Kanwil Kemenag Jatim).

Terbaru, nama eks Menag Lukman disebut majelis hakim menerima uang Rp 70 juta terkait pengisian jabatan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur (Kanwil Kemenag Jatim) saat pembacaan vonis terdakwa Romahurmuziy (Rommy) di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, pada Senin, 20 Januari 2020.


Ketika itu, Lukman menerima uang Rp 70 juta dari Haris melalui ajudannya, Heri Purwanto. "Lukman Hakim Saifuddin menerima sebesar Rp 70 juta yang diterima oleh Lukman Hakim tanggal 1 Maret 2019 sejumlah Rp 50 juta dan tanggal 9 Maret 2019 sejumlah Rp 20 juta melalui Heri Purwanto selaku ajudan Lukman Hakim Saifuddin," kata hakim.

Hakim menyatakan perbuatan Rommy dilakukan bersama-sama dengan Lukman Hakim. Rommy dan Lukman disebut melakukan intervensi dalam seleksi jabatan yang diikuti Haris Hasanudin.



Nama Lukman bukan pertama kali disebut menerima suap. Dalam dakwaan jaksa maupun saat kasus suap Kemenag ini diselidiki KPK, Lukman ikut dimintai keterangan dan dihadirkan menjadi saksi.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4