BMSDA Bekasi Anggarkan Rp 10 M Perbaiki 150 Titik Jalan Rusak Pascabanjir

Isal Mawardi - detikNews
Senin, 20 Jan 2020 21:18 WIB
Foto: Ilustrasi Banjir (Agung Pambudhy)
Bekasi - Banjir yang melanda Kota Bekasi, Jawa Barat, pada awal Januari 2020 lalu menimbulkan kerusakan terhadap struktur jalan. Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Alam (BMSDA) Kota Bekasi mencatat ratusan titik jalan rusak akibat banjir tersebut.

"(Sekitar) 150 lah (titik rusak)," ujar Kasi Pemeliharaan Jalan BMSDA Kota Bekasi Eka Chorid kepada wartawan, Senin (20/1/2020).

Kerusakan meliputi jalan raya maupun jalan perumahan. Kerusakannya berupa aspal jalan mengelupas hingga beton pecah.

"Titik-titiknya kalau dilihat dari dampak banjir itu 'kan terkonsentrasi di Jatiasih itu yang paling banyak. Mungkin bisa di atas 50% sendiri, sisanya sih tersebar ada beberapa di Pondok Gede, Pondok Melati, ada juga di Jatisampurna tersebar," kata Eka.

Perbaikan jalan akan difokuskan ke jalan umum, di antaranya di Jalan Joyo Martono dan Jalan Pejuang. Hal itu sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi kecelakaan.




"Kita utamakan yang paling cepat kan rigid (beton). Ya tinggal dilihat lokasinya dia apakah genangan atau bagaimana apabila masih rawan dari sisi genangan tentu lebih baik, rigid," ujar Eka.

BMSDA telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 10 miliar untuk perbaikan jalan-jalan utama, sedangkan pembenahan jalan perumahan sebanyak Rp 14 miliar sedang diajukan ke Pemprov Jawa Barat.

Ia menargetkan perbaikan jalan utama yang rusak akan tuntas sebelum musim mudik lebaran. "Arus mudik terprediksi nya di bulan Mei ya mungkin sebelum ini (bulan Mei) kita harus sudah clear," tuturnya.

Diketahui, banjir bandang menerjang sebagian wilayah di Kota Bekasi. Sejumlah perumahan terdampak parah, di antaranya Pondok Gede Permai, Kemang IFI, Vila Nusa Indah, dan Pondok Mitra Lestari.


(isa/mei)