Sidang Kasus Korupsi Wawan

Cerita Eks Ketua Panitia soal 'Pesanan' Sebelum Lelang Alkes Tangsel

Faiq Hidayat - detikNews
Senin, 20 Jan 2020 14:37 WIB
Persidangan perkara korupsi yang menjerat Tubagus Chaeri Wardana (Foto: Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Neng Ulfa mengungkapkan adanya 'instruksi' saat menjadi Ketua Panitia Pengadaan di Dinas Kesehatan Tangerang Selatan (Dinkes Tangsel). Ulfa menyebut 'instruksi' itu berasal dari orang yang berada di luar lingkup kedinasan yaitu Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan.

Awalnya arahan didapat Ulfa dari atasannya yaitu Dadang M Epid yang saat itu menjabat sebagai Kepala Dinkes Tangsel. Dadang M Epid disebut Ulfa menyebut ada 'pesanan' dari Wawan.




"Iya ini dibilang pesanan dari Pak Wawan katanya (Dadang M Epid). Ini instruksi dari Pak Wawan pimpinan bahwa harus begini," ujar Ulfa yang duduk di kursi saksi dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (20/1/2020).

Arahan yang diterima Ulfa dari Dadang M Epid agar berkoordinasi mengenai pemenang perusahaan serta nama barang dan harga pada orang kepercayaan Wawan. Instruksi itu disebut Ulfa disampaikan lisan sebelum lelang pengadaan alat kesehatan (alkes).

"Ya sudah kita ngasih alat yang dibutuhkan tuh, nanti harganya oleh mereka, diatur mereka, baru diberikan kepada kita Dinas Kesehatan. Disesuaikan dengan pagu anggaran yang tersedia, harganya dari mereka," kata Ulfa.




Ulfa lantas mengakui adanya jatah uang untuknya meskipun jumlahnya tidak diketahuinya secara pasti. Uang itu diambil dari Yayah Rodiah yang diketahui sebagai anak buah Wawan di PT Bali Pasifik Pragama (PT BPP).

"Seingat saya jatahnya 4 persen itu disetorkan ke Pak Dadang (Dadang M Epid). Lupa, Pak (jumlahnya) soalnya saya serahkan semua ke Pak Dadang," kata Ulfa.

Dalam persidangan ini Wawan didakwa memperkaya diri sebesar Rp 7,941 miliar dalam pengadaan alkes di Tangsel. Selain itu, Wawan juga didakwa memperkaya orang lain yang totalnya sekitar Rp 6,583 miliar.


Tonton juga KPK Tetapkan 10 Tersangka Terkait Korupsi Proyek di Bengkalis :

[Gambas:Video 20detik]

(fai/dhn)