5 WNI Diculik di Perairan Malaysia, RI Koordinasi ke Filipina

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Minggu, 19 Jan 2020 08:22 WIB
Foto: Kapal yang digunakan kedelapan WNI yang diculik di perairan Tambisan Lahad Datu Malaysia    (Antara)
Jakarta - Lima warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di kapal ikan Malaysia diculik di perairan Tambisan Tungku Lahad Datu, N Sabah, Malaysia. Pemerintah Indonesia berkoordinasi dengan pemerintah Filipina karena kapal itu disebut bergerak dari arah Filipina.

Plt Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan kasus hilangnya kapal ikan milik Malaysia yang berawak 8 WNI di perairan Tambisan, Lahad Datu, Sabah, pada 16 Januari 2020 pukul 20.00 waktu setempat terkonfirmasi sebagai kasus penculikan.

"Konfirmasi tersebut didapat ketika kapal ikan dengan nomor registrasi SSK 00543/F tersebut terlihat masuk perairan Tambisan, Lahad Datu, Sabah dari arah Filipina pada tanggal 17 Januari 2020 pukul 21.10 waktu setempat. Di dalam kapal terdapat 3 awak kapal WNI yang dilepaskan penculik dan mengkonfirmasi 5 awak kapal WNI lainnya dibawa kelompok penculik," kata Faizasyah dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/1/2020).


Pemerintah RI sangat menyesalkan berulangnya kasus penculikan awak kapal WNI di kapal ikan Malaysia di wilayah perairan Sabah. Menindaklanjuti kasus ini, pemerintah RI telah berkoordinasi dengan Filipina.

"Pemerintah RI berkoordinasi dengan Pemerintah Filipina akan berupaya mencari dan membebaskan kelima awak kapal WNI tersebut," kata Faizasyah.
Selanjutnya
Halaman
1 2