Polisi Segera Tentukan Status Pria Pemerkosa Anak Angkat yang Direkam Istri

Jabbar Ramdhani - detikNews
Sabtu, 18 Jan 2020 12:25 WIB
Ilustrasi pemerkosaan (Zaki Alfarabi/detikcom)
Jakarta - Pasangan suami istri (pasutri) yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), belum ditetapkan sebagai tersangka. Status keduanya akan ditetapkan polisi pada sore hari nanti.

"Nanti kita akan gelar perkara nanti sore. Anggota sekarang sedang datangi TKP coba dimatangkan dengan mendatangi TKP untuk disesuaikan dengan keterangan yang sudah didapat semua. Setelah kita gelar perkara, status kita tetapkan," kata Kapolres Bima AKBP Haryo Tejo Wicaksono saat dimintai tanggapan, Sabtu (18/1/2020).

Polisi telah memeriksa tujuh orang saksi terkait kasus ini. Selain pasutri, polisi memeriksa orang tua dan teman dekat korban.


AKBP Haryo mengatakan hari ini pihaknya mendatangi ke TKP untuk melengkapi bukti-bukti.

"Gelar perkara awal, tindak pidana ada semua. Kita yakinkan dulu, sore ini kita lihat seperti apa. Kalau pengakuan pasutrinya itu hanya tahun lalu, berarti yang bersangkutan kalau tahun kemarin itu sudah dewasa. Dari situ kita akan ke TKP," ujar dia.

Kasus ini terkuak setelah kakak kandung korban ke Polres Bima Kota. Kasat Reskrim Polres Bima Iptu Hilmi Manossoh Prayugo mengatakan korban mengaku mendapat tindakan tersebut sejak 6 tahun yang lalu atau pada 2014 ketika masih duduk di bangku SMP.

Selanjutnya
Halaman
1 2