Dewi Tanjung Polisikan Massa Pro-Anies, Fahira: Dia Hobi Tebar Kebohongan

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Sabtu, 18 Jan 2020 08:07 WIB
Foto: Fahira Idris (Samsuduha/detikcom)


Sebelumnya, Dewi Tanjung melaporkan massa pendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dia merasa dicaci maki dengan kata-kata tak pantas saat berunjuk rasa di depan Balai Kota, Jakarta Pusat.

"Tujuan saya datang ke sini melaporkan pendukung Anies Baswedan yang kemarin membuat anarkis di depan Balai Kota," kata Dewi Tanjung kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (16/1)>

Demonstrasi yang dimaksud Dewi adalah yang terselenggara pada Selasa (14/1). Saat itu ada aksi dari dua kelompok berbeda di sekitar Balai Kota, kemudian ke Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat (Jakpus).

Dua kelompok tersebut adalah massa pro-Anies dan massa kontra-Anies. Dewi berada di barisan massa yang kontra-Anies.

Dewi menyebut massa pro-Anies melakukan aksi anarkistis dengan cara melempari kelompoknya menggunakan air mineral. Dirinya juga menjadi korban pelemparan itu.

Dewi menyebut massa pro-Anies juga menyoraki massa Dewi Tanjung dengan kata-kata yang tidak pantas. Hal itulah yang menjadi dasar laporannya.

"Mereka melempari kami, massa pedemo saya, dengan botol dan mengeluarkan caci maki, kata-kata yang tidak pantas," kata Dewi.

Laporan polisi itu tertuang pada LP/313/I/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ, tanggal 16 Januari 2020. Dalam hal ini, Dewi Tanjung sebagai pelapor, sementara terlapor masih dalam lidik.

Dewi mengadukan massa pro-Anies dengan Pasal 310 KUHP tentang pencemaran nama baik.
Halaman

(knv/fas)