Bicara Beasiswa untuk Santri-Aktivis, Stafsus Jokowi Soroti Sertifikasi Bahasa

Farih Maulana Sidik - detikNews
Sabtu, 18 Jan 2020 00:56 WIB
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta - Staf khusus (Stafsus) Presiden Joko Widodo (Jokowi), Aminuddin Ma'ruf menyebut pemerintah perlu mengembangkan pesantren dan desa. Menurutnya, dalam membangun pesantren dan desa negara perlu memberikan kebijakan afirmasi untuk santri, aktivis, dan pemuda desa.

Aminuddin mengatakan para stafsus presiden dipanggil Jokowi untuk menyampaikan laporan hasil kinerja pada siang tadi. Setelah hampir 2 bulan melakukan kunjungan ke pesantren hingga kampus, Aminuddin menyampaikan lima poin pokok terkait pengembangan pesantren dan desa.

"Pertama, pengembangan kapasitas pesantren baik itu secara kelembagaan, Sumber Daya Manusia (SDM), pemberdayaan ekonomi, dan sebagainya sangat memerlukan afirmasi negara," ujar Aminuddin dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Jumat (17/1/2020).



Kedua, kata dia, negara juga perlu memberikan porsi khusus dalam akses pendidikan dan pemberdayaan ekonomi kepada santri, aktivis mahasiswa, dan komunitas pemuda kreatif di desa. Dia telah merancang program strategis untuk pembinaan santri dan aktivis untuk meningkatkan kompetensi mereka sebagai calon penerima beasiswa.

"Beasiswa sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan skor IELTS/TOEFL dan IPK semata, tetapi juga faktor sosial masyarakat. Kelompok strategis selama ini sangat susah mengakses beasiswa. Mereka memiliki latar belakang yang lebih kuat pada kegiatan sosial, sehingga mereka tidak terbiasa mengejar skor sertifikasi bahasa", katanya.
Selanjutnya
Halaman
1 2