Round-Up

DPR Mengejar Dua Jempol Jokowi

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 17 Jan 2020 20:35 WIB
Presiden Jokowi (Kris/Biro Pers Setpres)
Jakarta - Memulai periode keduanya memimpin negeri, Joko Widodo (Jokowi) menyerukan tentang omnibus law mengatasi persoalan tumpang tindih aturan. Jokowi berharap para legislator di Senayan sepaham dengannya untuk segera menuntaskan draf omnibus law itu.

"Minggu depan akan kami serahkan kepada DPR secara resmi," kata Jokowi dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan Tahun 2020 di Ritz-Carlton, Sudirman, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Menurut Jokowi, omnibus law akan memberikan dampak besar pada ekonomi di Indonesia. Sebab, kata dia, selama ini 79 UU yang direvisi tersebut menghambat investasi di Indonesia.




"Kalau ini selesai, kita akan menginjak tahapan berikutnya. Karena ini ada urusan sama cipta lapangan kerja, perpajakan. Tapi untuk sektor keuangan, kita ada aturan untuk sovereign wealth fund," kata Jokowi.

Jokowi berharap DPR dapat menyelesaikannya dalam waktu 100 hari. Bahkan Jokowi 'mengiming-imingi' DPR bila mampu menyelesaikan omnibus law dalam tempo 100 hari.

"Saya akan angkat jempol, dua jempol, kalau DPR bisa selesaikan ini dalam 100 hari. Bukan hanya saya, tapi saya kira Bapak-Ibu dan Saudara-saudara semua juga acungkan jempol jika itu bisa diselesaikan dalam 100 hari... 1.244 pasal harus diselesaikan. Kalau ini betul-betul keluar, akan ada perubahan besar dalam pergerakan ekonomi kita dan pergerakan kebijakan kebijakan kita," tuturnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2