Di Rakornis, Kepala BP3S: Jangan Ada Ego Sektoral di Satker

Content Promotion - detikNews
Kamis, 16 Jan 2020 16:52 WIB
Foto: Kemensos
Jakarta -

Kepala Badan Pendidikan Penelitian dan Penyuluhan (BP3S) Kementerian Sosial RI (Kemensos) Prof Syahabuddin mengumpulkan seluruh kepala Satuan Kerja (Satker) dan Direktur Poltekesos yang ada di lingkungan BP3S. Hal ini dilakukan untuk memperkuat Sinergi Kelembagaan dan SDM yag ada di lingkungan BP3S untuk pelaksanaan kinerja pada tahun 2020.

Tahun 2019, BP3S dalam pelaksanaan kinerja anggaran mencapai sebesar 95.87%. atau Rp.695.250.781.769 dari PAGU Anggaran sebesar Rp. 725.179.600.000. Hasil ini tidak lepas dari sinergi dan kerjasama seluruh bagian dan satuan kerja di BP3S serta dukungan kuat dari berbagai pihak di Kementerian Sosial dan mitra kerja terkait.

"Jangan pernah ada ego sektoral pada setiap satker yang ada di BP3S ini. Kalau salah satu dari kita sukses itu tandanya kesuksesan kita semuanya. terus jalin koordinasi yang baik" Kata Syahabuddin dalam keterangan tertulis, Kamis (16/1/2020).

Di Rakornis, Kepala BP3S: Jangan Ada Ego Sektoral di SatkerFoto: Kemensos

Orang nomor satu di BP3S ini mengingatkan, Visi SDM Unggul Indonesia Maju menjadi program utama Presiden Joko Widodo. "BP3S mengemban amanat ciptakan SDM kesejahteraan sosial yang unggul untuk penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang maju. Peran dan tusi BP3S menjadi penting, utama dan strategis. Tentunya, tanggung jawabnya pun menjadi semakin besar" tambahnya

Di kesempatan yang sama Inspektur Jenderal (Irjend) Kemensos Dadang Iskandar juga hadir sebagai Narasumber kegiatan ini. Dalam kesempatan itu Inspektur Jenderal memaparkan terkait Pengawasan dan akuntabiltas pelaksanaan program dan anggaran Kemensos.

"Saya sampaikan pada kesempatan ini, Inpektorat Jenderal tidak akan menghambat kegiatan dan akan terus mengawal jalannya kegiatan di seluruh satker di kementerian sosial," jelas dia.

Di Rakornis, Kepala BP3S: Jangan Ada Ego Sektoral di SatkerFoto: Kemensos

"Kalau boleh saran pak Kabadan, untuk tahun 2020 dimunculkan program prioritas BP3S. Setiap kebijakannya berdasarkan pada riset atau penelitian agar kebijakan tersebut dapat diimplementasikan dengan efektif serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial". tambahnya.

Sementara itu Sekretaris BP3S Harapan Lumban Gaol menyampaikan pada laporannya, kita butuh regulasi regulasi yang jelas, di setiap permasalahan yang ada. Kedepan kita juga harus sering melakukan review.

"Untuk menghasilkan sinergi yang berkualitas diperlukan koordinasi yang baik dan kita harus ciptakan inovasi untuk kedapanya," pungkasnya.

Narasumber lain yang hadir dalam kegiatan ini ada dari Badan perencanaan nasional (Bapenas) dan Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian keuangan. Kegiatan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Tahun 2020 berlangsung selama 4 (empat) hari terhitung mulai tanggal 15 - 18 Januari 2020, dengan jumlah peserta berjumlah 64 orang.



(ads/ads)