Round-Up

Jiwasraya 'Hanya' Ditangani Panja

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 16 Jan 2020 07:22 WIB
Ruang Paripurna DPR (Foto: Lamhot Aritonang)

Fraksi PKS tetap mengusulkan Pansus Jiwasraya meski ada dorongan agar kasus ini hanya dipegang panja. Menurut Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini, pembentukan panja untuk kasus Jiwasraya tidak akan sekuat Pansus yang bisa menjangkau lintas komisi. Dengan dibentuk pansus, Jazuli berharap kasus Jiwasraya bisa diungkap secara lebih komprehensif.

"Cuma kan masalahnya kita ingin lebih objektif. Panja ini kan daya kekuatannya tidak seluas pansus. Pansus ini kan akan melintasi berbagai macam komisi, lembaga, dan kementerian terkait nantinya. Kalau bicara panja bisa saja panja itu tentu haknya fraksi-fraksi, tetapi kami sebagai salah satu fraksi mengusulkan akan lebih komprehensif kalau dibentuknya itu melalui pansus," kata Jazuli saat menggulirkan usul ini bersama anggota Fraksi PKS lainnya.


Jazuli mengatakan pihaknya berharap pemerintah mendukung pembentukan pansus Jiwasraya. Pembentukan pansus ini ditegaskan Jazuli bukan untuk menjatuhkan pemerintah.

"Justru harusnya pihak pemerintah mendukung ada pansus ini, supaya justru akan terungkap. Kalau pemerintah umpamanya tidak terkait, kenapa harus keberatan? Kita bukan urusan menjatuhkan pemerintah atau apa, ndak ada urusan. Kita ingin uang rakyat ini ke mana, apa masalahnya, dan seterusnya," ucap Jazuli.

Jiwasraya 'Hanya' Ditangani PanjaFoto: PKS gulirkan usul Pansus Jiwasraya (Azizah/detikcom)


Di sisi lain, ada pula yang langsung menjalankan 'arahan' pembentukan panja yaitu Komisi VI DPR. Panja sudah langsung dibuat sore tadi lewat rapat internal.



Wakil Ketua Komisi VI Martin Manurung juga membenarkan soal pembentukan panja di Komisi VI. Martin memastikan panja akan segera bekerja setelah susunan panja terisi dari masing-masing fraksi di Komisi VI.

"Komisi VI akan meminta nama-nama dulu ke tiap kelompok fraksi untuk mengisi keanggotaan tiap panja. Setelah personalianya diisi, lalu bekerja," ujar Martin.
Halaman

(imk/jbr)