Sejumlah Personel TNI AD Ditahan karena Aniaya Warga di Poso

M Qadri - detikNews
Selasa, 14 Jan 2020 21:48 WIB
ilustrasi penjara (Andi Saputra/detikcom)
ilustrasi penjara (Andi Saputra/detikcom)
Palu - Sejumlah prajurit Kompi Senapan Batalyon 714 Sintuwu Maroso diproses oleh Polisi Militer TNI AD karena menganiaya salah seorang warga di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Korban sebelumnya menantang akan memukul seorang personel TNI AD.

Korban diketahui bernama Muhlis (51), warga Dusun Bawulu, Desa Pasir Putih, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso.



Kejadian tersebut dibenarkan oleh Danrem 132/Tadulako Kolonel Inf Agus Sasmita. Dia menyebutkan permasalahan tersebut sudah berakhir damai antara korban, pihak keluarga, dan TNI AD.

"Memang betul ada perselisihan antara personel kami di Batalyon 714 Sintuwu Maroso dengan salah seorang warga pada Mingg (12/1). Namun, kami sudah meminta maaf kepada korban dan permasalahan ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Serta mengganti rugi biaya pengobatan sebesar Rp 25 juta," ungkap Kolonel Agus Sasmita kepada detikcom, Selasa (14/1/2020).

Selanjutnya
Halaman
1 2