TNI AD dan Tentara Thailand Teken Kerja Sama soal Pendidikan-Latihan Militer

Agus Setyadi - detikNews
Selasa, 14 Jan 2020 15:41 WIB
TNI AD dan Tentara Thailand Teken Kerjasama. (Foto: Agus Setyadi/detikcom)
Jakarta - Panglima Angkatan Darat Kerajaan Thailand Jenderal Apirat Kongsompong berkunjung ke Kodam Iskandar Muda, Aceh didampingi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa. Kunjungan tersebut untuk meneken kelanjutan kerjasama antara kedua angkatan bersenjata.

Jenderal Apirat dan Jenderal Andika tiba di Markas Kodam Iskandar Muda di Banda Aceh pada Selasa (14/1/2020). Mereka kemudian menggelar pertemuan di Gedung Balai Teuku Umar dan dihadiri Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud, mantan Panglima GAM Muzakir Manaf serta pejabat Forkopimda Aceh.



KSAD Andika mengatakan, dalam pertemuan tersebut juga dilakukan penandatanganan pengaturan implementasi kerjasama antara TNI Angkatan Darat dengan tentara angkatan darat Thailand. Ini merupakan kerjasama keempat sejak 2008 lalu.

"Intinya kerjasama ini baik dalam hal pendidikan, latihan, dan pertukaran kunjungan seperti ini. Ini dalam rangka mempererat hubungan. Kita saling belajar satu sama lain," kata Andika kepada wartawan di Makodam IM.

TNI AD dan Tentara Thailand Teken Kerjasama. TNI AD dan Tentara Thailand Teken Kerjasama. (Foto: Agus Setyadi/detikcom)


Menurutnya, Jenderal Apirat memilih berkunjung ke Aceh karena provinsi paling ujung barat Indonesia tersebut juga dekat dengan Thailand. Di Tanah Rencong, Apirat bertemu dengan Wali Nanggroe dan mantan panglima GAM.

"Kebetulan Aceh secara geografis juga termasuk paling dekat dengan Thailand maka Jenderal Apirat bersedia datang ke sini untuk mengenal lebih dekat Aceh termasuk dengan segala dinamika yang ada di sini," jelas Andika.



Selain itu, petinggi militer Thailand tersebut juga belajar tentang penyelesaian konflik Aceh.

"Justru itu Jenderal Apirat ke sini dalam rangka untuk melihat apa yang sudah diraih di sini. Beliau juga bertemu dengan Wali Nanggroe dalam konteks ingin sharing sehingga ada yang berguna untuk diterapkan di Thailand," sebut Andika. (agse/idn)