Pemkot Batam Kaji Penutupan Lokalisasi Sintai

Tim detikcom - detikNews
Senin, 13 Jan 2020 18:13 WIB
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad (Antara Foto)
Batam - Pemkot Batam, Kepulauan Riau, berencana melakukan kajian komprehensif terkait penutupan lokalisasi prostitusi Sintai. Penutupan lokalisasi tersebut harus memikirkan kehidupan warga di sekitarnya juga.

"Harus dilakukan kajian komprehensif. Ada berapa yang hidup dari situ, berapa gerak ekonominya," kata Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menanggapi desakan sejumlah legislator untuk menutup lokalisasi Sintai, yang dilansir dari Antara, Senin (13/1/2020).



Selain itu, kata dia, perlu dikaji dampak penutupan Sintai terhadap wilayah kota lainnya. Pria yang pernah belajar sosiologi perkotaan itu mengingatkan realitas kota besar tidak bisa dilepaskan dari praktik prostitusi, daerah kumuh, dan gelandangan.

"Di seluruh kota di dunia tidak bisa melepaskan dari itu, slum (kumuh) dan gelandangan pengemis. Itu fenomena yang tidak dapat diabaikan kota," kata Amsakar.


Tonton juga Polisi Bongkar Jaringan Prostitusi Online di Sulsel :


Selanjutnya
Halaman
1 2