Kapolres Jaksel Jelaskan Progres Kasus Pelapor yang Ngaku Diperas Polisi Rp 1 M

Farih Maulana Sidik - detikNews
Senin, 13 Jan 2020 17:49 WIB
Kapolres Jaksel Kombes Bastoni Purnomo (Farih Maulana Sidik/detikcom)
Kapolres Jaksel Kombes Bastoni Purnomo (Farih Maulana Sidik/detikcom)
Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) menyebut Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Andi Sinjaya Ghalib diduga memeras pelapor Rp 1 miliar. Pemerasan itu membuat kasus yang dilaporkan oleh pelapor, Budianto, tidak berlanjut ke kejaksaan.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Bastoni Purnomo mengatakan penyidikan kasus yang dilaporkan oleh Budiono itu sudah dinyatakan lengkap (P21) oleh kejaksaan. Bastoni juga mengungkap alasan pihaknya belum kunjung melakukan penyerahan tahap 2, tersangka ke kejaksaan.

"Sudah selesai, sudah P21 tinggal menunggu tahap 2 menyerahkan tersangka, namun sudah berapa kali penyidik memanggil (tersangka) tidak datang," kata Kombes Bastoni Purnomo kepada wartawan di kantornya, Jl Wijaya II, Kebayoran Baru, Jaksel, Senin (13/1/2020).

Bastoni menyebut penyidik juga telah berupaya menangkap tersangka MY dan Sul. Namun polisi tidak berhasil menemukan kedua tersangka.

"Kemudian melakukan penangkapan ke rumah tersangka, sampai saat ini belum dapat," tuturnya.

Kasus itu sendiri dilaporkan oleh Budianto pada Maret 2018. Dalam laporan tersebut, Budianto melaporkan MY dan Sul sebagai pelaku perusakan.

"Itu masalah tanah, itu dilaporkan Maret 2018. Tanah yang dimiliki oleh warga itu terjadi perusakan, jadi yang dilaporkan oleh saudara Budianto ini perusakan yang dilakukan oleh inisial MY dan S gitu ya," bebernya.





Selanjutnya
Halaman
1 2