Kapolres Jaksel Serahkan Kasus Dugaan Polisi Peras Rp 1 M ke Propam

Farih Maulana Sidik - detikNews
Senin, 13 Jan 2020 17:24 WIB
Kapolres Jaksel Kombes Bastoni Purnomo (Farih Maulana Sidik/detikcom)
Kapolres Jaksel Kombes Bastoni Purnomo (Farih Maulana Sidik/detikcom)
Jakarta - Kapolres Jakarta Selatan Kombes Bastoni Purnomo angkat bicara terkait dugaan pemerasan yang dilakukan Kasat Reskrim AKBP Andi Sinjaya Ghalib. Bastoni mengatakan kasus yang menyeret anak buahnya itu sedang ditangani oleh Propam Polda Metro Jaya.

"Terkait dengan isu atau pernyataan dari IPW sedang didalami oleh Propam Polda Metro, nanti secara resmi dari Polda Metro akan memberikan pernyataan bagaimana keterkaitan dengan pernyataan dari IPW yang meminta uang 1 M," jelas Kombes Bastoni Purnomo kepada wartawan di Polres Jaksel, Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/1/2019).

Bastoni enggan memberikan penjelasan lebih lanjut soal dugaan pemerasan tersebut. Sebab, saat ini kasus itu masih ditangani Propam Polda Metro Jaya.

"Jadi pada kesempatan ini saya belum bisa menjelaskan lebih lanjut, karena masih dalam proses pemeriksaan saksi-saksi maupun bukti untuk mengetahui sebenarnya, faktanya seperti apa," imbuh Bastoni.

Sementara Bastoni menjelaskan soal mutasi AKBP Andi Sinjaya yang dimutasi menjadi Koorgadik Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya. Sejalan dengan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Bastoni menyebut mutasi tersebut dalam rangka rotasi penyegaran personel.

"Jadi terkait dengan mutasi AKBP Andi Sinjaya, Kasat Serse Polres Jaksel itu sudah saya koordinasikan dengan Polda, memang kewenangan Kasat, Kapolsek itu kewenangan Polda. Jadi tidak ada masalah, itu hanya penyegaran, mutasi biasa dalam rangka rotasi atau penyegaran," jelas Bastoni.

"Sebagaimana disampaikan oleh Kabid Humas Pak Yusri itu hal yang biasa," sambung Bastoni.





Selanjutnya
Halaman
1 2