BPPT Sempat Disambangi Perwakilan AS soal Peringatan Cuaca yang Viral

Danu Damarjati - detikNews
Senin, 13 Jan 2020 13:53 WIB
Ilustrasi Hujan (Herianto Batubara/detikcom)


Dia menjelaskan, BPPT bekerja sama dengan BNPB, TNI AU, dan BMKG melaksanakan operasi TMC untuk mengurangi curah hujan di Jabodetabek agar tak terjadi banjir dan tanah longsor lagi. Awan-awan Selat Sunda dan laut Jawa dijatuhkan sebelum sampai di Jabodetabek. Operasi TMC dilakukan sejak 3 Januari.

"Jabodetabek tetap ada hujan. Terutama dari awan-awan yang tumbuhnya memang di daratan. Awan-awan ini tidak kami semai. Kami biarkan saja. Oleh karena itulah target pengurangan curah hujan TMC adalah 30-40 persen. Tanah Jabodetabek tetap punya hak atas air hujan. Karena memang diperlukan. Dan TMC juga memang tidak mampu menghilangkan hujan sama sekali setiap hari," kata Tri Handoko.


Sebelumnya, Dubes AS untuk Indonesia, Joseph R Donovan Jr, sudah menemui Gubernur Jakarta Anies Baswedan untuk menjelaskan perihal imbauan terkait cuaca ekstrem Jakarta yang diumumkan oleh Kedubes AS. Dia menyatakan ada kekeliruan penerjemahan dari imbauan yang dirilis Kedubes AS.

"Dan ada kekeliruan penerjemahan saat pengumuman pada beberapa hari lalu. Dan saya ingin memastikan bahwa Kedutaan Besar Amerika tidak berurusan dengan urusan prediksi cuaca di Jakarta," ucap Donovan kepada wartawan setelah bertemu dengan Anies di Balai Kota Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Kamis (8/1).
Halaman

(dnu/imk)