Siang Ini, Polisi Periksa Saksi Terkait Laporan Kasus 'Gundik' Siwi Pramugari

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Senin, 13 Jan 2020 12:16 WIB
Foto: Instagram
Jakarta - Polda Metro Jaya memeriksa dua orang saksi terkait kasus 'gundik Garuda' yang dilaporkan oleh Siwi Widi Purwanti atau Sidi Siwi. Salah satunya kuasa hukum Siwi Sidi sebagai pelapor.

"Jadi hari ini yang hadir (diperiksa polisi) dari tim advokasinya atas nama Audy (Audy Rahmat) yang memang buat laporan polisi yang melaporkan sesuai laporan polisi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (13/1/2020)

Selain Audy, Yusri menyebut ada satu saksi lagi yang diperiksa polisi. Saksi itu merupakan saksi dari pelapor.

"Hari ini hadir dan 1 saksi lagi yang akan diambil keterangannya oleh Krimsus Polda Metro Jaya," ungkap Yusri.

Yusri tidak menyebut nama 1 saksi yang diperiksanya hari ini. Dia hanya menyebut pemeriksaan itu diagendakan berlangsung pukul 11.00 WIB.

Selain itu, Yusri menyebut pihaknya akan menjadwal ulang pemeriksaan ke Siwi. Siwi disebut Yusri sudah memberikan surat ke pihaknya terkait dirinya yang hari ini tidak dapat memenuhi panggilan polisi.




"Hari ini rencana kami memanggil saudari Siwi tersangkut masalah laporan ke Polda Metro Jaya. Pagi tadi surat sudah masuk dari pengacara Siwi bahwa yang bersangkutan hari ini tidak bisa hadir karena masih ada kegiatan di luar kota," jelas Yusri.

Seperti diberitakan, Siwi melalui pengacaranya Elza Syarif menyampaikan telah melaporkan pemilik akun @digeeembok ke polisi. Siwi merasa dicemarkan nama baiknya karena dituding sebagai simpanan salah satu petinggi Garuda.

"88. Kalo ARI ASKHARA dirut punya gundik Puteri Ramli. Maka Heri Akhyar gak mau kalah. Doi punya gundik juga bernama Siwi Sidi. #DirutGarudaKancut," demikian bunyi salah satu cuitan @digeeembok pada 9 Desember 2019 yang ditampilkan oleh Elza Syarief dalam jumpa pers di kantornya, Jl Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/1).

Laporan polisi tersebut tertanggal 28 Desember 2019 dengan nomor LP/8420/XII/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus dengan tuduhan pencemaran nama baik melalui media sosial Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 43 ayat 3 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP.

Akun @digeeembok juga telah dipolisikan oleh Vice President (VP) Awak Kabin Garuda Indonesia Roni Eka Mirsa pada Desember 2019. Roni merasa dicemarkan namanya karena dituding sebagai germo.

(sam/mei)