Kontroversi Beda Presiden-Rakyat di Gugatan Lampu Motor

ADVERTISEMENT

Round-Up

Kontroversi Beda Presiden-Rakyat di Gugatan Lampu Motor

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 12 Jan 2020 06:20 WIB
Foto: dok. detikcom


Pernyataan Ngabalin itu kemudian ditanggapi balik oleh Eliadi. Dia mengatakan undang-undang berlaku untuk semua tanpa terkecuali.

"Sebenarnya presiden itu juga merupakan rakyat ya, artinya undang-undang itu berlaku untuk semua rakyat tidak terkecuali Jokowi," kata Eliadi saat dihubungi, Sabtu (11/1).



Jadi, lanjut Eliadi, jika Ngabalin mengatakan ada perbedaan untuk Jokowi berarti melanggar asas Undang-Undang Dasar (UUD) terkait kesamaan dalam hukum. "Berarti telah melanggar asas yang ada di UUD kita Pasal 27 kesamaan di mata hukum," ujarnya.

Menurut Eliadi, Jokowi sebagai presiden seharusnya menampilkan contoh kepada rakyat. "Seharusnya Pak Jokowi sebagai pemimpin harus memberikan contoh kepada rakyat bahwa walaupun dia presiden tetap taat kepada hukum," ucapnya.


(knv/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT