Said Aqil Kritik Penanganan Banjir Jakarta: Tumpang Tindih Nggak Keruan

Matius Alfons - detikNews
Sabtu, 11 Jan 2020 14:21 WIB
Ketum PBNU Said Aqil (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj mengkritik penanganan banjir yang melanda Jakarta beberapa waktu lalu. Said menilai penanganan banjir tidak dilakukan dengan baik.

Pernyataan itu disampaikan Said dalam sambutannya di acara pengukuhan Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan di gedung PGI, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (11/1/2020). Said mulanya mengatakan banjir yang melanda Jakarta bukan semata-mata karena kuasa Tuhan.

"Kita harus pasrah total kepada Tuhan yang Mahakuasa, tsunami kita pasrah kepada Tuhan, apa pun kita nggak bisa melawan kekuasaan Tuhan. Kalau banjir ada kesalahannya kita juga, bukan semata-mata Tuhan," kata Said.



Menurut Said, ada kesalahan manusia dalam terjadinya banjir di Jakarta pada 1-2 Januari 2020. Dia pun menyebut terjadinya tumpang tindih dalam menangani banjir.

"Betul, ada kesalahan, keteledoran, kecerobohan, manajemen banjir tidak dilakukan dengan baik, tumpang tindih nggak keruan," ujarnya.



Dia juga menyebut kurangnya koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Hal itu, kata Said, tampak dari silang pendapat Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dengan Gubernur Jakarta Anies Baswedan.

"Gubernur dengan Menteri PUPR tabrakan saat diwawancarai, terlihat sekali koordinasi jauh dari yang kita harapkan," pungkas Said.



Tonton juga video Anies Bantah Pompa Banjir Banyak yang Rusak:

(maa/mae)