Isu Staf Sekjen PDIP Kena OTT Bareng Komisioner KPU, PDIP Serahkan ke KPK

Gibran Maulana Ibrahim, Rolando Fransiscus Sihombing, Mochamad Zhacky - detikNews
Kamis, 09 Jan 2020 12:44 WIB
Gedung KPK (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta - Melalui cuitan bernada bertanya, Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief menyeret dua staf Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di pusaran OTT KPK terhadap komisioner KPU Wahyu Setiawan. Kalangan internal PDIP menanggapi twit Andi Arief.

"Jika benar ada dua staf sekjend Hasto Kristiyanto dengan inisial S dan D juga ikut OTT KPK bersama caleg Partai tersebut, maka apa arti sebuah tangisan?" cuit Andi Arief di Twitter, Kamis (9/1/2020). Cuitan Andi Arief yang dibagikan kepada wartawan ini disalin apa adanya.

Dimintai konfirmasi mengenai cuitannya, Andi Arief menyebut apa yang ditulisnya hanyalah berdasarkan info yang dia terima. Dia masih menunggu konfirmasi resmi KPK.


Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat mengaku belum tahu sama sekali perihal informasi lanjutan OTT Wahyu Setiawan. Terkait cuitan Andi Arief, Djarot memilih menyerahkan sepenuhnya kasus OTT Wahyu Setiawan kepada penegak hukum.

"Ya serahin saja kepada aparat penegak hukum. Ya, to. Belum jelas juga kita ya, kita belum tahu," kata Djarot saat dihubungi.

Menurut Djarot, Andi Arief memang terbiasa ngetwit. Djarot menyebut Andi Arief memang punya hak ngetwit.

"Nggak begitu, ya itu hak... kan Andi Arief biasa seperti itu, to. Ya biasa saja, itu hak dia juga," ucap Djarot.


Simak Video "Marak Bencana, PDIP Tunda Umumkan Rekomendasi Pilkada 2020"

[Gambas:Video 20detik]


Selanjutnya
Halaman
1 2