Beri Beasiswa S1, Pemkab Serang Diapresiasi Himpunan Guru PAUD

Angga Laraspati - detikNews
Senin, 06 Jan 2020 19:15 WIB
Foto: Dok. Pemkab Serang
Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang memberikan beasiswa dengan jenjang S-1 kepada 351 guru PAUD. Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan program ini menjadi salah satu prioritas yang dilakukan untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia yang ada di Kabupaten Serang.

Lebih lanjut, Tatu menilai, guru PAUD memiliki peranan yang cukup penting dalam menciptakan generasi Kabupaten Serang yang berkarakter dan cerdas pada usia emas.

"Karena itu, kami memberikan beasiswa untuk guru PAUD di Kabupaten Serang. Tahun kemarin kami berikan sebanyak 351 beasiswa untuk guru PAUD. Bahkan di tahun ini ada yang akan sudah diwisuda," ungkap Tatu dalam keterangan tertulis, Senin (6/1/2020).


Tatu mengungkapkan, ada sekira 1.018 sekolah PAUD di Kabupaten Serang yang membutuhkan perhatian. "Memang banyak yang belum memiliki gedung yang layak. Jadi kami juga akan fokus agar dapat perhatian dari dana desa, dan nanti berbagi tugas dengan dinas pendidikan," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) mengapresiasi Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah karena telah memberikan program beasiswa dan insentif untuk guru PAUD di Kabupaten Serang. Bahkan di Banten, menjadi satu-satunya daerah yang memberikan program pembiayaan pendidikan strata satu (S1) untuk guru PAUD.

Di sela-sela pelantikan Himpaudi Kabupaten Serang di Aula Tb Suwandi, Setda Pemkab Serang, Wakil Ketua Himpaudi Banten Yayah Rukhiyah mengatakan peningkatan mutu guru PAUD merupakan tugas bersama dalam rangka menciptakan pendidikan anak usia dini yang berkualitas.

"Alhamdulillah, kami memberikan penghargaan kepada Ibu Bupati Serang karena beliau telah memberikan bantuan serta perhatian kepada para guru PAUD melalui program beasiswa," tutur Yayah.


Menurut Yayah, Himpaudi bersama Pemkab Serang harus mengawal dana desa agar punya perhatian khusus terhadap PAUD. Ia mendorong agar sebesar 5 persen dana desa bisa digunakan untuk pengembangan PAUD.

"Ada hak kita untuk PAUD (dari dana desa) di Kabupaten Serang, dan untuk pengurusan yang baru harus siap mengawal program Himpaudi dan mengawal program pemerintah," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Himpaudi Kabupaten Serang Nurlelah berkomitmen menjadikan organisasi Himpaudi yang profesional, mandiri, dan mengayomi. "Harapan saya, Himpaudi Kabupaten Serang bisa menjalin silaturahmi antar guru PAUD se-Kabupaten Serang," pungkasnya. (prf/ega)