China Klaim Laut Natuna, Bakamla Tambah Pasukan Pengamanan

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Jumat, 03 Jan 2020 16:50 WIB
Kapala Bakamla Laksdya Achmad Taufieqoerrochman (Lisye/detikcom)
Jakarta - Pemerintah Indonesia menyatakan bahwa China telah melanggar Zona Ekonomi Eksklusif RI di Laut Natuna. Badan Keamanan Laut (Bakamla) akan menambah pasukan untuk mengamankan wilayah tersebut.

"Jelas (penguatan), saya saja sudah kirim (pasukan) lagi kok. Itu dinamika, jadi tidak usah rapat pun sudah otomatis itu. Itu kewenangan di satuan masing-masing. Yang jelas tadi adalah sudah disampaikan Bu Menlu (Retno Marsudi), itulah sikap kita," kata Kepala Bakamla Laksdya Achmad Taufieqoerrochman di Kemnko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (3/1/2020).


Achmad mengatakan pihaknya telah mengirim pasukan tambahan untuk melalukan patroli di Laut Natuna. Achmad menyebut TNI juga membantu Bakamla untuk mengamankan ZEE Indonesia.

"Pasti ada (penambahan pasukan). TNI pun pasti mengerahkan kekuatan juga," kata dia.



Tonton juga Buka Perdagangan Saham 2020, Jokowi Bersyukur Kalahkan China :


Selanjutnya
Halaman
1 2