Mabuk, Remaja di Pinrang Aniaya Warga Lalu Tikam Polisi

Hermawan Mappiwali - detikNews
Kamis, 02 Jan 2020 22:17 WIB
Pelaku pengeroyokan. (Foto: dok. Istimewa)
Makassar - Seorang anggota Polres Barru, AA (34), menjadi korban penikaman di Pinrang, Sulawesi Selatan. Pelaku penikaman ialah seorang remaja, Idul alias Kindung (19).

"Korban mengalami luka tikam pada bagian perut sebelah kiri," ujar Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Dharma Negara saat dimintai konfirmasi, Kamis (2/1/2020).



Penikaman terjadi di Jl Dr Wahidin Sudirohusodo, Rabu (1/1) sekitar pukul 00.30 Wita. Korban awalnya dikeroyok oleh Kindung, yang dibantu tiga rekannya, yakni Aris (19), Cecep (19), dan Haerul (24).

Kindung cs disebut polisi sedang mabuk saat malam tahun baru. Setelah berpesta miras, para pelaku keluar ke jalan sambil berjoget.

"Saat itu Aris ditabrak pengendara motor yang sedang lewat. Selanjutnya pelaku dan temannya menganiaya pengendara sepeda motor tersebut," kata Dharma.




Saat penganiayaan itu, kata Dharma, AA, yang sedang berada tidak jauh dari lokasi, langsung melerai. Namun AA justru dikeroyok oleh Kindung cs.

"Kindung sempat balik ke rumahnya mengambil badik dan menikam korban (AA) yang terdesak di lorong kecil sebanyak satu kali," kata Dharma.



Korban langsung dilarikan ke rumah sakit, sementara Kindung ditangkap setelah orang tuanya menghubungi polisi sekitar pukul 01.30 Wita.

"Dia (Kindung) menyerahkan diri," katanya.

Sekitar 18 jam kemudian, tiga pelaku lainnya diringkus polisi saat berada di Jalan Gajah. "Barang bukti sebilah badik lengkap dengan gagang dan sarungnya turut kita amankan," katanya. (idn/idn)