Kunjungi Lokasi Banjir, Mensos: Bantuan Total Rp 4,2 M

Nurcholis Ma'arif - detikNews
Kamis, 02 Jan 2020 20:43 WIB
Foto: Kemensos
Jakarta -

Menteri Sosial Juliari P Batubara bersama rombongan Kementerian Sosial (Kemensos) bergerak ke titik-titik lokasi banjir dan pengungsian untuk menyampaikan simpati kepada para korban. Juliari dan rombongan juga mengunjungi dapur umum di Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Cahaya Batin Cawang Jakarta Timur.

"Hari ini, kami ingin mengetahui bagaimana kondisi dan apa saja kebutuhan para korban banjir. Karena wilayah DKI Jakarta kan luas ya, maka kami kunjungi Jakarta Timur yang paling parah. Bantuan total senilai Rp 4,2 miliar, untuk Jakarta sekitar Rp 1,9 miliar," kata Juliari dalam keterangan tertulis, Kamis (2/1/2020).

Selain berbincang dengan petugas dapur umum, ia juga blusukan ke gang-gang sempit di RW 03, Kelurahan Taman Harapan, Kecamatan Cawang, Jakarta Timur. Dapur umum di PSBN Cahaya Batin ini sanggup menghasilkan nasi siap saji sebanyak 5.000 kotak untuk para pengungsi.

"Dalam hal ini Kemensos membantu langkah-langkah penanganan bencana banjir yang sudah dilakukan Pemprov DKI Jakarta," kata Juliari.

Juliari mengatakan menunggu kemungkinan Pemprov DKI Jakarta bisa menerbitkan SK tanggap darurat. Selain itu, Juliari juga berharap masyarakat bisa mendapatkan informasi dari BMKG secara lebih cepat, lebih akurat terkait, dan lebih masif.

"Ini akan menjadi dasar bagi Kemensos untuk bisa menyalurkan bantuan lebih optimal lagi bagi korban banjir," katanya

"Dengan demikian masyarakat bisa lebih dulu mengantisipasi datangnya bencana," imbuhnya.

Dari Cawang, Juliari menyapa warga di Kampung Pulo, Jatinegara Barat. Ia berbincang dan menanyakan apa saja kebutuhan yang perlu didapat warga terdampak banjir. Rombongan lalu menuju posko pengungsi di Kampus Universitas Borobudur, Jakarta Timur.

Kemudian Juliari menyerahkan bantuan ahli warisan senilai Rp 15 juta kepada salah satu pengungsi yang anggota keluarganya meninggal dunia karena banjir.

Di halaman parkir Masjid Ummul Quro', yang menjadi tempat pengungsian, kata Juliari, Kemensos juga menyiapkan Layanan Dukungan Psikososial (LDP).

"Di sini, anak-anak mendapatkan terapi yang diharapkan bisa mengurangi dampak psikologis bencana," kata Juliari.

Informasi dari Lurah Cipinang Melayu Agus Sulaiman, posko pengungsi di halaman parkir masjid ini dihuni sebanyak 925 jiwa. Menurut Agus, sejauh ini kebutuhan pengungsi dapat dicukupi dengan baik, termasuk makanan siap saji dari dapur umum maupun air bersih.

Terakhir, rombongan bergerak ke Gudang Logistik milik Kemensos di Kota Bekasi. Di sini, Juliari mengecek kesiapan logistik untuk mendukung penanganan kebutuhan dasar bagi pengungsi.

Selain itu, Juliari juga menyempatkan mengunjungi lokasi terdampak bencana di perumahan Pondok Gede Permai. Di sini, ia menyalurkan bantuan sebanyak satu truk dengan nilai Rp 98 juta.

Kata Julairi, data resmi yang yang telah terverifikasi dan diterima Kemensos terkait jumlah korban meninggal akibat banjir adalah 19 jiwa. Mereka tersebar di Jakarta, Depok, dan Bogor.

Sementara itu, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat menyatakan sejumlah langkah telah dilakukan Kemensos sejak banjir melanda Jabodetabek dan sekitarnya, yakni koordinasi dengan dinas sosial untuk penanganan banjir.

"Kemudian pendataan dan evakuasi korban dan distribusi logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar korban serta membuka pelayanan dapur umum lapangan dan LDP," kata Harry.

Ia menyampaikan bantuan yang telah disalurkan Kemensos berupa bantuan logistik tanggap darurat tahap l dan ll untuk Pemprov DKI masing-masing sebesar Rp 750. 803.800 dan Rp 527.330.600.

Bantuan logistik tanggap darurat lokasi banjir (Cipinang dan Senayan) sebesar Rp 451.411.460, beras reguler (20 ribu kg x Rp 10.510) senilai Rp 210.200.000, dan santunan ahli waris (Rp 15 juta x 3 jiwa) senilai Rp 45 juta. Total bantuan logistik tanggap darurat Provinsi DKI Jakarta senilai Rp 1.984.745.860.

Kemudian untuk bantuan logistik tanggap darurat Provinsi Jawa Barat senilai Rp 1.081.753.272. Bantuan logistik tanggap darurat Provinsi Banten senilai Rp 680. 277.800. Ada juga santunan ahli waris 19 jiwa senilai total Rp 285 juta. Sehingga total bantuan Kemensos yang sudah disalurkan sejumlah Rp 4.031.776.932.

Kemensos, lanjut Hary, menyalurkan bantuan logistik tanggap darurat ke lokasi banjir Kelurahan Cipinang berupa makanan siap saji 420 paket, makanan anak 220 paket, mie instan 2.400 bungkus, selimut 100 lembar, family kit 100 paket, kids ware 100 paket, kasur 40 unit, peralatan dapur keluarga 20 paket, tenda gulung 60 lembar, tenda serba guna keluarga 6 unit, dan polytheline 1 unit.

Adapun bantuan logistik tanggap darurat ke lokasi banjir Kelurahan Senayan berupa makanan siap saji 120 paket, makanan anak 50 paket, mie instan 1.600 bungkus, selimut 100 lembar, family kit 20 paket, kids ware 20 paket, kasur 40 unit, peralatan dapur keluarga 20 paket, dan tenda gulung 60 lembar.


Muhadjir soal Banjir: Peringatan Tahun Baru Bikin Warga Lengah!

[Gambas:Video 20detik]



(mul/mpr)