Polres Jakbar Sita Narkoba Senilai Rp 390 M Sepanjang 2019

Faisal Javier - detikNews
Senin, 30 Des 2019 20:31 WIB
Foto: Faisal Javier



Dari beberapa kasus yang diungkap itu, beberapa di antaranya cukup menonjol. Salah satunya yakni pengungkapan 120 Kg sabu di dalam kontainer di Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

"Kemudian sabu seberat 30 Kg di Riau, ini kaitannya dengan Jakbar semua, kemudian pabrik narkoba yang ada di Kalideres, ini pengembangan dari 2 pabrik narkoba sebelumnya di 2018. Kemudian di Kalideres ini bisa memproduksi sebulan 15 kilo," sambungnya.

Jaringan yang ditangkap pun merupakan jaringan internasional. Salah satunya melibatkan jaringan dari Amerika Serikat.

"Kami mendapatkan penghargaan dari drug enforcement administration (DEA), karena kita bisa mengungkap modus pengiriman narkoba dengan pola yang baru, dikirim dari negara-negara yang tidak dicurigai produsen atau negara-negara low risk. Selama ini dikirim dari China, Myanmar, Malaysia, ternyata sindikat ini memutar otaknya bagaimana supaya tidak dicurigai, dia dikirim dari Amerika Serikat, sehingga pabrik ini ada di Los Angeles, dari Los Angeles ini dikirim ke negara-negara ketiga, salah satunya ke Indonesia, kita kerja sama dengan bea cukai, kita gunakan teknik control delivery, akhirnya kita bisa ungkap sindikat China 2 kali, kemudian kita kerja sama dengan DEA, mereka juga melaksanakan penyitaan di Los Angeles sana," papar Hengki.

Lebih lanjut, Hengki mengatakan pihaknya berkomitmen memberantas narkoba. "Terkait dengan narkoba, karena sangat erat kaitannya kejahatan jalanan dengan narkoba. Kami boleh analogikan 9 dari 10 street crime adalah di bawah pengaruh narkoba. Oleh karenanya kami berkomitmen untuk mengungkap narkoba, karena ternyata erat kaitannya narkoba dengan kejahatan jalanan," tandas Hengki.


Halaman

(mei/mei)