H+3 Natal, Penumpang di Bandara El Tari Kupang Naik 3%

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Sabtu, 28 Des 2019 22:09 WIB
Foto: Kurnia Yustiana
Jakarta - Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti didampingi oleh Direktur Angkutan Udara Maria Kristi Endah Murni melakukan monitoring angkutan Nataru di Bandar Udara El Tari Kupang. Hal ini guna memastikan kelancaran operasional Angkutan Nataru 2019/2020.

"Kami melakukan monitoring angkutan Nataru sebagai tindak lanjut instruksi Menteri Perhubungan Nomor: IM 09 Tahun 2019 untuk memastikan bahwa angkutan Nataru tahun ini berjalan dengan asyik, lancar dan selamat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/12/12).

Polan bersama Ditjen Perhubungan Udara melakukan ramp check pesawat untuk memastikan bahwa pesawat yang beroperasi laik terbang dan sesuai dengan aturan serta melakukan peninjauan di Terminal Bandara Udara El Tari Kupang.


"Bandar Udara El Tari merupakan bandara pengumpul (Hub) yang melayani 14 bandara di wilayah provinsi NTT, dan pada periode Nataru terjadi peningkatan jumlah penumpang 3 persen pada H+3 dibanding tahun lalu," ungkap Polana.

Sebagai informasi, untuk puncak keberangkatan, pada H-3 Nataru, terdapat 3.516 penumpang dengan 44 pesawat, melebihi prediksi sebelumnya, yaitu 34 pesawat dengan 2.999 penumpang. Sedangkan untuk prediksi kedatangan pada H+3 Nataru, diprediksi terdapat 36 pesawat dengan penumpang sebanyak 3.198 penumpang.

Posko Terpadu Angkutan Natal dan Tahun Baru 2019/2020 Bandar Udara El Tari Kupang terdiri berbagai unit kerja terkait, yaitu PT Angkasa Pura I Kantor Cabang Bandara Eltari Kupang, TNI AU, TNI AL, Otoritas Bandar Udara Wil. IV, Dinas Perhubungan, Basarnas, KP3U, KKP, dan Kodim 1604 serta perbantuan dari Perum LPPNPI, BMKG, Pertamina, Maskapai, dan petugas ground handling.


Bandar Udara El Tari Kupang memiliki panjang Runway 2.500 x 45 m, luas Apron 42,52 m2, Taxiway A 202,5 x 23 m, Taxiway B 202,5 x 23 m, dan luas Terminal 7.642 m2 yang dapat menampung hingga 1,3 juta penumpang. Bandar Udara El Tari juga melayani 18 rute domestik dan 1 rute internasional dengan rata-rata pergerakan pesawat hingga 2.163 pergerakan per-bulan.

Polana juga menyampaikan bahwa untuk Bandar Udara El Tari Kupang akan dilakukan pengembangan pada Terminal dan Area Parkir beserta fasilitas penunjang yang sebelumnya adalah 7.642 m2 menjadi 16.064 m2, serta perluasan Apron beserta Apron Lighting yang sebelumnya 42.525 m2 menjadi 56.918 m2. (prf/ega)