Hakim Agung Takdir Cerita Kesetiaan Istri yang Merawatnya Selama Sakit

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Jumat, 27 Des 2019 19:06 WIB
Ketua Kamar Pembinaan Mahkamah Agung Bidang Pembinaan Takdir Rahmadi (Jefrie/detikcom)
Jakarta - Ketua Kamar Pembinaan Mahkamah Agung Bidang Pembinaan Takdir Rahmadi menceritakan soal penyakit yang dideritanya. Selama sakit, Takdir menyebut istrinyalah yang selalu setia merawat.

Takdir menderita sakit tumor lidah, sehingga membuatnya harus dipasangi selang yang menempel di hidung lalu melingkar turun ke pipi dan ke bagian belakang kepala bagian kiri. Takdir menuturkan selang tersebut digunakan karena dia baru saya menjalani operasi tumor.

"Tumor lidah, dari sini (menunjuk ke area mulutnya) terus dipotong. Ini kan luka belum bisa memakan. Mungkin bulan-bulan Januari akhir atau Februari awal dilepas. Kalau mau makan, diblender," kata Takdir Rahmadi di sela peresmian Museum MA, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (27/12/2019).



Dia mengatakan selang tersebut menjadi alat bantunya mengonsumsi makanan. Makanan yang dikonsumsi harus terlebih dulu dihaluskan sebelum dicerna melalui selang.

"Sejak saya masuk rumah sakit. Sejak bulan Juli. Saya masuk rumah sakit bulan Juli, dipasangi itu, makanan lewat sini sama lewat infus. 4 Oktober keluar (dari rumah sakit). Tapi ini kan masih banyak luka di dalamnya. Kalau luarnya sudah bersihkan, sudah clear. Tapi dalamnya masih sakit akibat pembakaran, 34 hari diselang," sambungnya.

Takdir memaparkan, selama dia sakit, sang istrilah yang merawatnya hingga kondisinya pulih saat ini.

"Iya, saya sudah bisa kerja. Makannya juga bisa sayuran. Jadi kalau nasi, jagung, diblender, campur sayur segala macam disuntikkan. Istri saya yang merawat," ungkap hakim agung itu.



Latifah Hanum, istri Takdir Rahmadi, kemudian menjelaskan penyakit sang suami yang mengharuskannya menggunakan alat bantu selang untuk mencerna makanan.

"(Nama selangnya) NGT. Bapak ada tumor di lidahnya, jadi dioperasi. Jadi, setelah dioperasi itu nggak bisa makan lewat mulut, harus yang encer gitu. Jadi dipakailah NGT itu dari rumah sakit," ucap Latifah.

Selanjutnya
Halaman
1 2