ADVERTISEMENT

Mesin Waktu

Dua Perempuan Ini Coba Bunuh Presiden AS dan Kabur dari Penjara

Pasti Liberti Mappapa - detikNews
Senin, 23 Des 2019 20:03 WIB
Foto: Agen Secret Service menangkap Lynette Fromme yang menodongkan pistol pada Presiden Gerald Ford (AP)
Jakarta - Tepat tanggal ini, 32 tahun yang lalu, seorang narapidana perempuan bernama Lynette Fromme kabur dari penjara. Kejahatan Fromme tak biasa, dia dihukum karena melakukan percobaan pembunuhan pada Presiden Amerika Serikat, Gerald Ford.

Lynette, putri seorang insinyur aeronautika bernama William Millar Fromme. Masa kecilnya dihabiskan dengan bergabung dengan grup tari Westchester Lariats, di Los Angeles.


Bersama grup itu, Lynette pentas keliling Amerika Serikat dan bahkan tampil di Gedung Putih. Namun dia kemudian terjerumus dalam pengaruh candu alkohol dan obat-obatan.

Bersama beberapa kawannya, Lynette berjumpa dengan sebuah komunitas bernama Manson Family di California yang didirikan Charles Manson. Pendiri komunitas ini belakangan dihukum penjara karena terlibat pembunuhan aktris Sharon Tate, istri produser film Roman Polanski.

Suatu hari pada 5 September 1975, Lynette membuat aksi yang mengejutkan seantero negeri. Pagi-pagi, dia menyelipkan sepucuk pistol ke sarung yang diikatkan ke kaki kirinya. Dengan mengenakan baju merah menyala, dia menuju California Capitol.

Simak Video "Pelajar Bunuh Tetangga Karena Kabar Ibunya Diperkosa"



Kebetulan pagi itu, Presiden Ford menjadwalkan kunjungan ke Capitol Building. Dari tempat menginapnya di Senator Hotel, Ford berjalan kaki melintasi taman. Dia menyapa dan menjabat tangan warga yang berada di taman itu.

Sampai kemudian, seorang perempuan berpakaian merah yang ternyata Lynette menarik perhatiannya. Ford berhenti karena berpikir Lynette hendak menyampaikan sesuatu.

Dua Perempuan Ini Coba Bunuh Presiden AS dan Kabur dari PenjaraFoto: Polisi menggendong Lynette Fromme yang menolak berjalan masuk gedung pengadilan (AP)

Dari jarak kurang dari satu meter, Lynette dengan cepat menarik pistol dari balik pakaiannya dan menodong Ford. Agen Secret Service segera merebut senjata itu dan menjatuhkan Lynette.

Atas kejahatan mengancam nyawa presiden, dia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Namun pada 23 Desember 1987, Lynette kabur dari Federal Prison Camp Alderson di West Virginia karena ingin membesuk pemimpin komunitasnya Charles Manson yang menderita penyakit kanker.

Kaburnya Lynette membuat geger aparat keamanan. Selain pihak kepolisian Secret Service juga aktif mencarinya. "Sebuah operasi intelijen bersama akan dilakukan jika dalam beberapa hari ke depan Lynette tak ditemukan," ujar seorang petinggi kepolisian seperti yang dikutip Associated Press.

Kerja keras polisi berhasil. Dia ditangkap dua hari kemudian dan dipenjara di Federal Medical Center, Carswell, di Fort Worth, Texas.

Menariknya, upaya pembunuhan terhadap Presiden Ford juga dilakukan Sara Jane Moore 17 hari setelah Lynette melakukan aksinya di tahun 1975. Moore menembak Ford saat berada di San Francisco. Namun tembakannya meleset.

Moore juga dihukum seumur hidup dan ditempatkan di penjara yang sama dengan Lynette. Namun delapan tahun sebelum Lynette kabur, Moore lebih dulu berhasil lari dari penjara. Hanya sehari di luar penjara, dia tertangkap dan kembali dijebloskan. (pal/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT