1 Tahun Tsunami Selat Sunda, Warga Huntara Minta Pemerintah Bangunkan Rumah

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Minggu, 22 Des 2019 13:16 WIB
Foto: Huntara korban tsunami Selat Sunda di Pandeglang (Bahtiar-detikcom)
Jakarta - Sebanyak 130 kepala keluarga masih menempati hunian sementara (huntara) di Kampung Citanggok, Pandeglang akibat tsunami 22 Desember 2018 lalu. Sampai sekarang, mereka masih menunggu pemerintah membuatkan hunian tetap.

Warga bernama Amah menuturkan pemerintah daerah rencananya akan memindahkan mereka setelah 2 tahun. Hunian tetap rencananya dibuat di Kampung Sepen, Desa Banyu Mekar.



"Katanya perjanjianya 2 tahun, tapi katanya belum dibangun," kata Amah saat bercerita di Huntara Labuan, Pandeglang, Banten, Minggu (22/12/2019).

Meski tinggal di huntara seadanya, warga katanya tidak ada pilihan. Rumah mereka di pinggir pantai di Desa Teluk hancur akibat tsunami pada setahun lalu.

"Dibetah-betahin aja, memang mau kemana lagi. Tinggal di sana trauma," ujarnya.

1 Tahun Tsunami Selat Sunda, Warga Huntara Minta Pemerintah Bangunkan RumahFoto: Warga tinggal di Huntara Labuan, Pandeglang (Bahtiar-detikcom)



Tonton juga Gempa Malut-Sulut Berpotensi Tsunami, Warga Manado Terasa Guncangan Kuat :


Selanjutnya
Halaman
1 2