Mesin Waktu

Mencuit Nyinyir soal Tewasnya PM Spanyol Akibat Bom, Vera Dituntut Bui

Pasti Liberti Mappapa - detikNews
Jumat, 20 Des 2019 17:40 WIB
Foto: Lokasi ledakan yang menewaskan PM Spanyol Carrero Blanco (BBC)
Jakarta - Hari ini pada 1973, Perdana Menteri Spanyol Laksamana Luis Carrero Blanco tewas dalam serangan bom mobil di depan Gereja San Francisco de Borga, Madrid, Spanyol. Ledakan itu begitu dahsyat. Mobil Dodge Dart yang ditumpangi Blanco terlontar ke atas sampai 20 meter ke udara melampaui atap gereja berlantai lima.

Beberapa menit sebelum ledakan, dua orang anggota Euskadi Ta Askatasuna (ETA), sebuah organisasi separatis Basque, tiba di dekat lokasi itu. Jesus Zugarramurdi mengambil posisi di ujung jalan, sementara Jose Miguel Benarani alias Argala menaiki tangga yang dibawanya sebagai penyamaran jadi tukang listrik.



Sekitar pukul 9.35 pagi, mobil berwarna hitam berisi yang ditumpangi Carrero Blanco dan dua orang lainnya mendekati mereka. Zugarramurdi memberi tanda kepada Benarani. Semenit kemudian, Benarani menekan tombol ketika mobil melintas. "Booom!"

Mobil yang terlontar itu mendarat di lantai dua sebuah rumah di seberang tempat ledakan dan kemudian jatuh ke halaman. Ledakan juga meninggalkan lubang menganga di tengah jalan. Di tengah kepanikan, kedua pelaku melarikan diri sambil berteriak "gas... gas..." menuju sebuah mobil yang sudah menunggu

Carreo Blanco sempat dilarikan ke rumah sakit. Dia wafat beberapa saat kemudian. Sopir dan pengawal yang berada di mobil itu juga tak tertolong. Malam hari setelah peledakan, grup Basque menyatakan bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.


Tonton juga Game Barcelona dan Real Madrid Diusik Pendukung Catalonia :


Selanjutnya
Halaman
1 2 3