Razia Kendaraan di Mal, BPRD DKI Temukan Rubicon-Mini Cooper Nunggak Pajak

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 19 Des 2019 19:06 WIB
BPRD DKI merazia mobil mewah penunggak pajak. (Rolando Sihombing/detikcom)

Menurut Faisal, BPRD DKI mengerahkan 498 petugas untuk melakukan razia pajak mobil mewah. Dia mengatakan para petugas itu menyebar ke pusat-pusat perbelanjaan dan perkantoran di seluruh wilayah Jakarta.

"Seluruh pusat perbelanjaan, apartemen, perkantoran seluruh DKI, kami bergerak ada yang di Jaktim, Jakbar, Jakut, Jakpus, dan ini terakhir Jaksel," ujar Faisal.

Razia Kendaraan di Mal, BPRD DKI Temukan Rubicon-Mini Cooper Nunggak PajakBPRD DKI merazia mobil mewah penunggak pajak. (Rolando Sihombing/detikcom)

"Kami merazia door to door sesuai yang pernah kami lakukan juga di minggu-minggu yang lalu bahwa kami merazia door to door terutama kepada pemilik kendaraan mobil mewah yang masih menunggak kurang-lebih 1.000 mobil mewah di DKI Jakarta. Dengan potensi kerugian Rp 37 miliar," tambah Faisal.


Dia berharap para penunggak segera membayar pajak yang belum dibayarkan. Faisal mengingatkan, Pemprov DKI memberikan keringanan kepada para pemilik kendaraan dengan penghapusan sanksi atau denda bagi penunggak pajak. Selain itu, menurut Faisal, Pemprov DKI memberikan potongan separuh harga untuk bea balik nama kendaraan bermotor.

Razia Kendaraan di Mal, BPRD DKI Temukan Rubicon-Mini Cooper Nunggak PajakBPRD DKI merazia mobil mewah penunggak pajak. (Rolando Sihombing/detikcom)

"Kami BPRD memberikan keringanan pajak atau pemutihan pajak sampai 30 Desember 2019. Oleh sebab itu, kami berharap kepada penunggak kendaraan bermotor yang belum membayar pajak untuk segera memanfaatkan event keringanan pajak sampai tanggal 30 Desember di mana keringanan itu diberikan penghapusan sanksi dan denda serta pemotongan 50 persen untuk bea balik nama kendaraan bermotor kedua dan seterusnya," bebernya.
Halaman

(rfs/elz)