Stafsus Jokowi Sarankan Anak Muda Ikuti Jejak Soe Hok Gie

Andhika Prasetia - detikNews
Selasa, 17 Des 2019 23:03 WIB
Soe Hok Gie Foto: Istimewa
Jakarta - Aktivis mahasiswa Soe Hok Gie yang meninggal dunia mengingatkan banyak kenangan. Pria yang lahir 17 Desember itu menjadi inspirasi pemuda.

"Salah satu inspirasi dari Gie adalah bahwa ia sosok muda yang menolak tunduk atas realitas yang melawan nalar idealismenya. Dari situ kita belajar, bahwa anak muda memiliki idealisme hebat. Tentu jika kita bawa pada konteks kekinian sebagai generasi bangsa, idealisme yang membawa kepada kemajuan bangsanya, salah satunya menjadi inspirasi untuk berinovasi," kata Staf Khusus Presiden Jokowi, Aminuddin Ma'ruf, dalam keterangan tertulis, Selasa (17/12/2019).



Stafsus Jokowi Sarankan Anak Muda Ikuti Jejak Soe Hok GieFoto: (dok. Facebook Aminuddin Ma'ruf)



Soe Hok Gie sosok yang melawan kediktatoran Presiden Sukarno dan Presiden Soeharto saat itu. Dia adalah mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia (UI) Jurusan Sejarah tahun 1962-1969. Ia meninggal dunia di Gunung Semeru saat usia 26 tahun.

"Gie adalah potret manusia merdeka. Perangainya khas anak muda. Enggan mengikuti arus, dan cenderung revolusioner. Milenial sekarang bisa mengikuti jejaknya dengan merevolusi diri terlebih dahulu. Misalnya bangun pagi lebih awal dari biasanya, lalu berinovasi dengan kerja kerja yang tak biasa," kata Aminuddin.

"Gie juga seorang pecinta. Dalam bukunya ia menulis "The eagles flies alone", elang terbang sendirian. Tidak lebih parah dari Khalil Ghibran yang berkisah tentang sayap-sayapnya yang patah, tapi Gie kerap termenung dalam kesendirian. Ini sisi lain dari seorang pejuang," sambung dia.



Menurut mantan Ketum PB PMII itu, Sok Hok Gie merupakan inspirasi anak bangsa dan bisa membangun heroisme.

"Gie adalah inspirasi anak bangsa. Ia menggugah dengan heroisme dan romansa," tutur dia. (fai/dnu)