Kemendikbud Tegaskan Penggantian Format Ujian Nasional Bukan Coba-coba

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Selasa, 17 Des 2019 20:45 WIB
Kepala Balitbang Kemendikbud Totok Suprayitno (Foto: Rahel/detikcom)
Jakarta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengganti sistem Ujian Nasional (UN) dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Kemendikbud mengatakan penggantian sistem UN ini bukan kajian coba-coba.

"Jadi pengganti asesmen berbasis kompetensi, penalaran ini sudah dirintis. Kita sudah punya embrionya sejak awal dan sudah mulai dilakukan uji coba. Jadi nggak coba-coba. Sangat berbahaya pendidikan itu coba-coba," kata Kepala Balitbang Kemendikbud Totok Suprayitno, di fX Sudirman, Jalan Jenderal Sudirman, Gelora, Jakarta Pusat, Selasa (17/12/2019).



Totok mengatakan Kemendikbud bukan hanya sekadar melakukan kajian. Namun juga telah melakukan uji coba praktek, salah satunya seperti program Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia (AKSI).

"Tidak sekadar kajian tapi sudah praktek. Sudah praktek di antaranya mirip AKSI," ucap Totok.

Selanjutnya
Halaman
1 2