Ada Dugaan Represif, Puluhan Polisi Diperiksa Terkait Penggusuran Tamansari

Audrey Santoso - detikNews
Senin, 16 Des 2019 10:19 WIB
Foto: Tamansari (Mochamad Solehudin/detikcom)
Jakarta - Polri mengatakan puluhan anggotanya diperiksa terkait beredarnya video yang merekam diduga tindakan represif polisi kepada warga saat penggusuran rumah di Tamansari, Bandung, Jawa Barat. Puluhan personel tersebut adalah anggota Polrestabes Bandung.

"Polda Jawa Barat melakukan pemeriksaan, ada beberapa puluh personel Polrestabes diperiksa," kata Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal di Gedung Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (16/12/2019).


Iqbal menuturkan pemeriksaan bertujuan untuk mengetahui apakah pengamanan dan pengawalan kegiatan penggusuran sesuai standar operasional prosedur (SOP). Untuk diketahui, penggusuran tersebut dilakukan oleh Pemkot Bandung melalui Satpol PP.

"Untuk mengetahui sejauh mana proses SOP sudah dilakukan, apakah ada dugaan pelanggaran dan lain-lain. Propam (Polda Jawa Barat) sudah turun, nanti kita sampaikan (hasil pemeriksaannya)," jelas Iqbal.

Sementara itu Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Asep Adi Saputra menyebut ada sekitar 25 polisi yang diperiksa. "Sekitar 25 orang untuk mengetahui kedalaman peristiwa itu terjadi. Dari Polrestabes di Bandung. Dari internal dulu karena Propam fokus ke internal, nanti hasilnya disampaikan," ucap dia.


Video Ricuh Tamansari Bandung Viral di Media Sosial:



Sebelumnya sebuah video terkait aksi pemukulan sekelompok pemuda saat proses penggusuran lahan rumah deret Tamansari viral di media sosial. Insiden itu tengah diusut Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema.

Terdapat sejumlah video aksi pemukulan yang dilakukan polisi kepada sejumlah pemuda yang menolak penggusuran lahan rumah deret Tamansari Bandung, Kamis (13/12). Cuplikan-cuplikan video berdurasi singkat itu viral sejak kemarin.

Di salah satu video memperlihatkan seorang pemuda ditangkap dibawa ke arah barisan polisi. Pemuda berpakaian hitam tersebut mendapat pukulan sejumlah polisi.


Selain itu, ada juga video saat polisi mencari kelompok massa yang kabur ke arah Balubur Town Square (Baltos). Beberapa kali aparat memukul menggunakan tongkat.

Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema mengatakan pihaknya tengah mendalami insiden itu. "Karena menyangkut video visualisasi, ini sedang kita dalami," ucap Irman di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat (13/12). (aud/gbr)