Luncurkan Situs Pengecekan Buku Agama, Menag Cerita soal Baik-Buruk Khilafah

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Jumat, 13 Des 2019 13:33 WIB
Fachrul Razi (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Fachrul Razi (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Jakarta - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi resmi merilis situs penilaian buku. Dia mengatakan hal ini sebagai upaya mencegah penyebaran radikalisme hingga pornografi.

"Penilaian ini untuk memastikan bahwa buku-buku yang beredar di Indonesia adalah untuk kepentingan nasional, bangsa, dan negara, yakni terbebas dari radikalisme, intoleransi, pornografi, demi mendukung program moderasi beragama dan tegak kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Menag Fachrul Razi di Jalan MH Thamrin, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (13/12/2019).

Situs penilaian buku yang diluncurkan Kemenag itu adalah lektur.kemenag.go.id/lpbpa. Menurutnya, Kementerian Agama melalui Badan Litbang dan Diklat memang mendapat amanah dari negara untuk menilai buku-buku agama berdasarkan Undang-undang Nomor 3 tahun 2017 tentang Perbukuan Nasional. Fachrul kemudian bercerita soal materi khilafah dalam buku yang beredar.



Dia mengatakan harus ada kehati-hatian dalam mengangkat materi khilafah. Salah satunya, pembahasan khilafah jangan sampai berlebihan.

"Misalnya mesti hati-hati pada saat mengangkat tentang khilafah dalam sejarah Islam. Saya berkali-kali pesankan mengangkat khilafah dalam sejarah Islam hati-hati. Salah satunya jangan sampai menjadi pembelajaran fikih yang berlebihan, satu.
Selanjutnya
Halaman
1 2