Direktur Keuangan Bank DKI Raih Best Chief Financial Officer

Nurcholis Maarif - detikNews
Jumat, 13 Des 2019 11:00 WIB
Foto: Dok Bank DKI
Jakarta - Direktur Keuangan Bank DKI Sigit Prastowo meraih penghargaan sebagai Best CFO (Chief Financial Officer) in Financial Institution dari majalah InfoBank. Penghargaan ini berbarengan dengan masuknya Bank DKI dalam 20 Bank Berkinerja Terbaik di Indonesia.

Hal itu dinilai dari pencapaian kinerja keuangan Bank DKI yang baik dalam beberapa tahun terakhir. Sigit mengatakan penghargaan ini diberikan kepada 20 Bank yang memiliki pertumbuhan kinerja keuangan yang baik dalam periode Juni 2017 - Juni 2019.


"Per Juni 2019, Bank DKI berhasil membukukan pertumbuhan kinerja yang baik. Hal tersebut ditunjukkan dengan realisasi total kredit dan pembiayaan sebesar Rp 29,5 triliun per Juni 2019 atau tumbuh 5,9 % dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp27,9 triliun," ujar Sigit dalam keterangan tertulis, Jumat (13/12/2019).

"Bank DKI terus mendorong peningkatan penyaluran kredit, terutama kepada sektor UMKM di DKI Jakarta," imbuhnya.

Sigit menjelaskan pertumbuhan kredit Bank DKI didorong oleh kredit pada segmen UMKM yang tumbuh sebesar tumbuh 18,0% secara tahunan, dari Rp 1,1 triliun menjadi Rp 1,3 triliun.

Pertumbuhan Kredit Segmen UMKM tersebut ditopang oleh pertumbuhan kredit mikro yang mencatatkan pertumbuhan 33,3%, di mana per Juni 2019 tercatat sebesar Rp 843,0 miliar.

"Hal ini sejalan dengan strategi Bank DKI di mana penyaluran kredit kepada UMKM menjadi fokus utama untuk dikembangkan mengingat segmen UMKM yang merupakan sektor ekonomi yang prospektif dan aman serta dalam rangka mendukung program kerja Pemprov DKI Jakarta," ucapnya.

Sigit mengatakan, berbagai program percepatan penyaluran kredit UMKM khususnya kredit mikro telah dan akan terus dilakukan hingga saat ini. Seperti pada tanggal 25 Juli 2019 lalu, Bank DKI telah melakukan penandatanganan perjanjian kredit mikro secara massal kepada total 250 peserta program Pengembangan Ke wirausahaan Terpadu atau PKT, yang diwakili oleh 40 wirausahawan dalam acara Business Matching bersama Pemprov DKI Jakarta dan Otoritas Jasa Keuangan.

Sigit juga menambahkan dari sisi Dana Pihak Ketiga, dana tabungan menunjukkan pertumbuhan yang baik sebesar 15,9% dari semula tercatat sebesar Rp 8,1 triliun menjadi sebesar Rp 9,4 triliun pada akhir Juni 2019.

"Pertumbuhan dana tabungan tersebut mendorong peningkatan rasio dana murah yang ditunjukkan dari komposisi CASA per juni 2019 sebesar 54,5% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 50,9%," ucapnya.


Adapun total aset Bank DKI per Juni 2019 tercatat sebesar Rp45,6 triliun. Sigit mengatakan nerbagai pencapaian kinerja bisnis tersebut telah mendorong realisasi pencapaian laba bersih Bank DKI per Juni 2019 yang tercatat sebesar Rp 372,1 miliar atau tumbuh 4,4% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 356,4 miliar.

"Pertumbuhan laba bersih tersebut ditopang oleh peningkatan pendapatan bunga bersih per Juni 2019 yang tercatat sebesar 8,9%," pungkasnya.




Simak juga video Satpol PP Bobol ATM Bank DKI, Kerugian Capai Rp 50 Miliar:

[Gambas:Video 20detik]



(ads/ads)