PD Sentil Gibran: Sejak Reformasi Baru Ada Anak Presiden Menjabat Maju Pilkada

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Jumat, 13 Des 2019 08:35 WIB
Jansen (Foto: Farih Maulana-detikcom)
Jansen (Foto: Farih Maulana-detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut majunya sang putra, Gibran Rakabumning Raka pada Pilkada Solo adalah sebuah kompetisi. Partai Demokrat (PD) kemudian menyinggung pidato Jokowi yang mengatakan keluarganya tidak tertarik politik.

"Baru kali ini sejak reformasi ada anak presiden yang sedang menjabat maju Pilkada. Ini kan bukan hanya satu orang, dua orang sekaligus, padahal dulu di tengah pidato kampanye Pak Jokowi sering mengatakan kalau keluarga saya tidak ada satupun yang tertarik politik, ini tiba-tiba maju dua, anak dan menantu," ujar Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon kepada wartawan, Kamis (12/12/2019).



Jansen menilai nama besar Jokowi turut memberikan dampak terhadap Gibran dan sang menantu, Bobby Nasution yang akan maju pada Pilkada Medan. Dia berharap masyarakat melihat program kerja Gibran dan Bobby dan tidak terpengaruh dengan nama besar Jokowi.

"Sedikit banyak embel-embel sebagai anak dan menantu ini, banyak efeknya lah. Seperti Bobby misalnya, tanpa embel-embel menentu Pak Jokowi rasanya sih pemberitaan terhadap dia tidak sespektakuler sekarang lah," ujar Jansen.

"Pasti berpengaruh (nama besar), tinggal memang kalau tetap maju masyarakat harapan kita jangan silaulah dengan embel-embel itu. Tetaplah dilihat programya. Seperti kota Medan misalnya, Medan itu kan korupsi lah, banjir lah, aku kan orang sana, kriminalitas tinggi, nyaman itu murah di Medan, ini kan kompleks masalah di Medan. Kalau memang Bobby tetap maju masyarakat lihatnya programnya, jangan silau dengan embel-embelnya," lanjutnya.



Gibran Resmi Daftar Pilwalkot, Ini Respons Ketua PDIP Solo:


Selanjutnya
Halaman
1 2