Pelaku Persekusi Cap 'Kafir' ke Banser Sembunyi di Padepokan untuk Tobat

Farih Maulana Sidik - detikNews
Kamis, 12 Des 2019 21:25 WIB
Jumpa pers kasus anggota Banser dicap kafir di Mapolres Metro Jaksel. (Farih/detikcom)
Jumpa pers kasus anggota Banser dicap 'kafir' di Mapolres Metro Jaksel. (Farih/detikcom)
Jakarta -

Pelaku persekusi yang mencap 'kafir' ke anggota Banser sempat bersembunyi di Padepokan Mojoagung, Depok, Jawa Barat. Pelaku melarikan diri untuk tobat.

"Pelaku bersembunyi di Padepokan Mojoagung. Di situ pelaku tobat untuk menenangkan diri," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Bastoni Purnama di Mapolres Jakarta Selatan, Jl Wijaya II, Kebayoran Baru, Jaksel, Kamis (12/12/2019).

Bastoni mengatakan, melakukan persekusi seorang diri dan atas nama pribadi, bukan ormas. Pelaku melakukan perekaman menggunakan handphone.

"Pelaku melakukan sendiri, yang merekam video pelaku sendiri dengan menggunakan handphone, ini barang buktinya kita amankan, yang digunakan merekam video tersebut, kejadian persekusi tersebut," jelasnya.

Video itu, lanjut Bastoni, dibagikan di grup WhatsApp (WA) group. Namun kemudian pelaku ditegur oleh anggota di grup WA itu.

"Pelaku cuma ingin menunjukkan kekesalannya kepada korban. (Video) Sempat di-share ke grupnya sendiri kemudian pelaku sempat ditegur anggota WA group, sehingga dari WA group tersebut viral di medsos," jelas Bastoni.

Palaku ditangkap sore tadi pukul 15.00 WIB di Sawangan, Pasir Putih, Depok. Persekusi itu bermula ketika pelaku dengan anggota Banser bersenggolan.

"Kemudian pelaku merasa kesal, akhirnya dibuntuti, sampai di TKP kemudian pelaku mengintimidasi, melakukan ancaman dan kata-kata yang tidak perlu," Bastoni.



(idn/fdn)