Dituntut 15 Tahun Bui di Kasus Penipuan Bos Maspion, Eks Wagub Bali Keberatan

Khoirur Riza - detikNews
Kamis, 12 Des 2019 18:45 WIB
Eks Wagub Bali Sudikerta (Riza/detikcom)
Denpasar - Tim Penasihat Hukum Eks Wagub Bali I Ketut Sudikerta, merasa keberatan dengan tuntutan 15 tahun oleh jaksa di kasus penipuan Bos Maspion Grup Markus Alim. Dia menilai kasus ini harusnya masuk ranah perdata bukan pidana seperti yang berlangsung saat ini.

"kami tetap dari awal perdata, konsisten dari eksepsi, karena semua dasarnya akta," ujar kuasa hukum Sudikerta, I Nyoman Dira, usai sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Bali, Kamis (12/12/2019).

Nyoman menegaskan, dari 3 tuntutan jaksa yang dilayangkan dalam sidang, hanya 1 yang terbukti. Sedangkan tuntutan dengan pasal penggelapan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) diangkap tidak memiliki bukti.



"Di antara 3 tuntutan yang dilayangkan oleh jaksa umum cuma ada satu yang terbukti, yakni pasal 378 penipuan, yang kedua enggak terbukti, yang TPPU tidak terbukti,". Sambung I Nyoman Dira.

Atas tuntuan itu, Nyoman menjelaskan, pihaknya akan melakukan pembelaan secara tertulis. Nyoman berharap majelis hakim dapat memberi vonis seadil-adilnya.

"Kita tetap akan melakukan pembelaan yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) secara tertulis atau pledoi," ucapnya.

Simak Video "Bos Biro Haji di Makassar Diduga Tipu Jemaah Buat Bayar Utang"


selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2