Jokowi Minta Anies Integrasi TransJ dengan LRT-Kereta Cepat di Halim

Andhika Prasetia - detikNews
Kamis, 12 Des 2019 15:08 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan proyek LRT dan kereta cepat Jakarta-Bandung rampung pada akhir 2021. (Andhika Prasetya/detikcom)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan proyek LRT dan kereta cepat Jakarta-Bandung rampung pada akhir 2021. (Andhika Prasetya/detikcom)
Bekasi - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan proyek LRT dan kereta cepat Jakarta-Bandung rampung pada akhir 2021. Jokowi mengharapkan adanya integrasi antar-moda.

Jokowi mencontohkan akan ada stasiun LRT dan kereta cepat di Halim, Jakarta Timur. Untuk itu, Jokowi meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengintegrasikannya dengan bus TransJakarta.
"Semuanya akan terintegrasi, misalnya kereta cepat stasiun di Halim, LRT juga Halim, sehingga terkoneksi semuanya, bus TransJakarta. Saya minta Gubernur DKI link-kan ke situ sehingga semuanya terintegrasi," kata Jokowi usai meninjau proyek di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019).

Jokowi hari ini juga meresmikan Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated. Tol ini berada di antara proyek LRT dan kereta cepat.

Jokowi meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengintegrasikan LRT dan kereta cepat dengan bus TransJakarta.Jokowi meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengintegrasikan LRT dan kereta cepat dengan bus TransJakarta. (Andhika Prasetya/detikcom)

Jokowi menyinggung rumitnya membangun infrastruktur karena keterlambatan. Untuk itu, Jokowi ingin keputusan politik tidak memperlambat pembangunan.

"Sehingga semuanya memang jangan sampai keputusan politik perlambat dalam memutuskan hal-hal yang penting, terutama dalam daya saing," kata Jokowi.

"Seperti jalan tol ini. Itu kesempatan memasang girdernya hanya 3-4 jam per hari karena lalu lintas padat dan hanya malam hari," imbuhnya.


Simak Video Proses Tersambungnya Jembatan Lengkung LRT Pemecah Rekor:

[Gambas:Video 20detik]

(dkp/aan)