KPK Harap Pelaku Teror Novel Diungkap Sebelum Peringatan 1.000 Hari

Ibnu Hariyanto - detikNews
Rabu, 11 Des 2019 00:29 WIB
Novel Baswedan (Foto: Ari Saputra-detikcom)

Untuk itu, Febri mengatakan kasus teror terhadap pejuang antikorupsi harus dilawan dengan semaksimal mungkin. Hal itu bisa dilakukan dengan kinerja penegakan hukum yang konsisten.

"Jadi teror seperti ini tentu harus dilawan semaksimal mungkin dengan penegakan hukum yang tegas dan konsisten itu yang kami harapkan. Jadi bukan sekedar soal satu kasus saja tetapi penegakan hukum yang konsisten yang diharapkan," tuturnya.

Novel Baswedan disiram air keras pada 11 April 2017. Hingga kini, pelaku belum terungkap.

Terbaru, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima laporan dari Kapolri Jenderal Idham Azis soal perkembangan kasus penyiraman air keras kepada Novel pada Senin (9/12). Kepada Jokowi, Kapolri melaporkan ada temuan baru soal kasus Novel. Temuan itu sudah menuju tahap kesimpulan.



"Dijawab ada temuan yang baru yang sudah menuju pada kesimpulan. Karena itu, saya nggak kasih waktu lagi. Saya bilang secepatnya diumumkan. Siapa," ujar kata Jokowi di Hotel Mulia, Jalan Asia Afrika, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (10/12).

Jokowi juga tak memberikan tenggat waktu tambahan ke Jenderal Idham Azis. Ia meminta hasil investigasinya segera mengumumkan ke publik.
Halaman

(ibh/haf)